matabangsa.com – Namo Rambe: Upacara Pemakaman secara Militer yang khidmat digelar pada sore hari ini sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi Purnawirawan TNI, Serma Purn Demar Siagian. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 16.30 WIB, bertempat di Desa Timbang Lawan, Kecamatan Namo Rambe, dengan rangkaian acara di Gereja HKBP Perumahan Griya Asri dan TPU Wakaf GKPI Pasar 9.
Serma Purn Demar Siagian, yang berusia 77 tahun, meninggal dunia pada 1 Agustus 2024 pukul 21.45 WIB setelah mengalami sakit dan masa usia lanjut. Upacara Persemayaman berlangsung di Gereja HKBP Perumahan Griya Asri, Kecamatan Deli Tua, di mana Jenazah almarhum disemayamkan sebelum dilanjutkan dengan Upacara Pemakaman.
Danramil 0201-14/PB Kapten Czi TEJ Tobing bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam kedua upacara tersebut. Upacara Pemakaman di TPU Wakaf GKPI Pasar 9, Kecamatan Sibiru Biru, dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat serta keluarga almarhum.
Pasukan upacara dan pengusung peti jenazah terdiri dari satu pleton Yon Armed 2/105 yang dipimpin oleh Letda Arm M Pasaribu, serta tim pemakaman dari Kodim 0201/Medan. Mereka melaksanakan tugas dengan penuh khidmat dan sesuai dengan tata cara pemakaman militer yang berlaku.
Selama hidupnya, Serma Purn Demar Siagian dikenal sebagai sosok prajurit yang berdedikasi dan bertanggung jawab. Selama aktif berdinas, almarhum ikut berjuang untuk merebut kemerdekaan Indonesia dan memberikan banyak kontribusi bagi negara.
Setelah upacara persemayaman, jenazah almarhum diangkut dengan ambulans menuju TPU Wakaf GKPI Pasar 9 untuk dilaksanakan upacara pemakaman. Tampak hadir dalam upacara tersebut Babinsa Koramil 0201-14/PB Koptu Aspri Andian, Pendeta J Panjaitan sebagai pemimpin acara adat, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama dari Desa Timbang Lawan.
Dalam amanat yang dibacakan oleh Irup, Kapten Czi TEJ Tobing menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian almarhum. “Atas nama negara, kami memberikan penghormatan dan ucapan terima kasih kepada Serma Purn Demar Siagian. Upacara Pemakaman ini adalah bentuk penghargaan yang layak diberikan atas segala pengabdian dan loyalitasnya kepada TNI dan negara,” ujar Kapten Tobing.
Kapten Tobing juga menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan, berharap agar mereka tabah dan ikhlas dalam menerima musibah ini. Seluruh rangkaian kegiatan upacara berjalan lancar dan aman, diakhiri pada pukul 18.00 WIB.
Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan bagi almarhum, tetapi juga sebagai pengingat bagi seluruh prajurit dan masyarakat akan pentingnya dedikasi dan pengabdian kepada negara. Upacara Pemakaman Militer ini menjadi simbol penghargaan tinggi atas jasa-jasa almarhum dalam mempertahankan dan membela kemerdekaan bangsa.






