Medan – Seka Robinson M. Hutapea dan Serda Mulydi Sagala bersama Babinsa jajaran Kodim 0201/Medan hadir dalam upacara penutupan Kader Pelatih Pencak Silat Militer (PSM) yang dilaksanakan pada Senin, 22 September 2024, di lapangan Makodam I/BB. Acara berlangsung khidmat dengan penuh semangat dari para peserta maupun tamu undangan.
Pangdam I/BB, Mayor Jenderal TNI Rio Firdianto, selaku Inspektur Upacara menyampaikan pentingnya Pencak Silat Militer sebagai bekal fisik dan mental prajurit. Menurutnya, seni bela diri ini tidak hanya melatih ketangkasan tetapi juga membentuk jiwa korsa dan disiplin yang tinggi bagi setiap personel TNI.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam, Irdam, para Dansat, serta Ketua dan Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Utara, Hj. Dahliana, S.H., M.S. Kehadiran IPSI memberikan dukungan penuh dalam pengembangan Pencak Silat sebagai warisan budaya sekaligus pertahanan diri yang efektif.
Suasana semakin hangat dengan penampilan para kader yang menunjukkan hasil latihan selama pelatihan berlangsung. Gerakan yang kompak dan penuh tenaga menjadi bukti keseriusan para prajurit dalam mendalami Pencak Silat Militer. Hal ini mendapatkan apresiasi dari para pejabat dan tamu yang hadir.
Dalam kesempatan itu, salah seorang Babinsa mengatakan bahwa kaderisasi pelatih Pencak Silat Militer ini sangat penting agar kemampuan bela diri terus diwariskan kepada generasi berikutnya. “Kami bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Semoga keterampilan yang diperoleh bisa diterapkan di satuan dan bermanfaat untuk pembinaan prajurit ke depan,” ujarnya.






