Politik

Usut Anggaran Revitalisasi Situs Masjid Azizi & Makam T. Amir Hamzah

Amir Hamzah

Matabangsa.comMedan: Tim kunjungan kerja (Kunker) XII Dapil Kabupaten Langkat dan Kota Binjai DPRD Provinsi Sumatera Utara minta dan merekomendasikan ke Kejati Sumut agar memeriksa dan mengusut dugaan penyalahgunaan anggaran Revitalisasi Situs Masjid Azizi dan Makam Tengku Amir Hamzah di Kabupaten Langkat. Dana revitalisasi situs masjid dan makam pahlawan nasional tersebut disehut-sebut keseluruhannya berjumlah Rp10 miliar.

Hal itu terungkap saat Tim Kunker XII DPRD Sumut meninjau proyek bersumber APBD Provsu tahun anggaran 2021 di area Masjid Azizi Tanjungpura Langkat, Rabu (22/6/2022). Tim Kunker XII DPRD Sumut dipimpin Ketua H.Ajie Karim bersama sejumlah Anggota diantaranya Hendro Susanto dari PKS, Putri Susi Melanie Daulay dari Partai Golkar, dan Rudi Fahri Rangkuti (PAN) serta didampingi Koordinator OPD yang juga Kadis ESDM Provsu, Rajali S.Sos.

Dalam kunjungan lapangan tersebut dewan mengaku prihatin menyaksikan hasil proyek fisik Revitalisasi Taman dan Makam T.Amir Hamzah. “Kita prihatin melihat kondisinya sepetinya asal jadi saja dan tidak berkualitas. Seperti papan informasi yang dibuat terbuat dari triplek dan plastik, sehingga diyakini beberapa bulan saja terkena sinar matahari dan hujan akan hancur,”kata Hendro Susanto di sela-sela kunjungan tersebut.

Baca Juga :   Penerapan Sistem Merit yang Adaptif & Inovatif, Wujud Transformasi ASN

Begitu juga saat menyaksikan kondisi lantai dan bangunan yang dibuat di areal.taman makam pahlawan nasional tersebut, dewan melihat langsung lantainya tidak berkualitas dan rapi serta mudah tegenang air dan banjir. “Jika.melihat kualitas dan kondisi fisik yang sudah dikerjakan ini seprtinya sangat tidak layak anggaran sebesar Rp3 miliar untuk proyek ini. Anggaran Rp3 miliar itu besar, dan jika benar-beanr dilakukan tidak seburuk kondisi ini,”katanya.

Hal senada disampaikan Ketua TIm XII Kunker DPRDSU, Ajie Karim mengaku prihatin menyaksikan realisasi proyek yang cukup fantastis dananya tapi kualitasnya buruk. “Belum lagi kita melihat kondisi fisiknya yang dikerjakan kontraktornya, samasekali tidak terlihat nilai seni dan estetikanya. Sehingga diyakini orang kurang tertarik menyaksikannya, yang seharusnya ini menjadi daya tarik sebagai objek wisata,”katanya.

Begitu juga saat kalangan dewan dan Isnan pers yang turut serta dalam peninjauan itu, menyaksikan pembangunan drainase serta penutupnya yang juga dianggarkannya dananya mencapai miliaran rupiah. Namun saat ditelusuri drainase yang dikerjakan terkesan tidak sesuai panjangnya dengan yang dianggarkan.

Baca Juga :   Keren, Prajurit TNI Ajari Mama-mama di Papua Membuat Kue

Hal itu turut dibuktikan dewan dan Isnan pers saat menelusuri sekitar masjid, warga mengaku tidak ada melihat pembuatan drainase baru tersebut. “Apa yang baru bang, orang drainase ini sudah ada sejak lama dan kami juga kesal karena adanya penutupan drainase yang ada disamping masjid membuat lingkungan sekitar warga menjadi banjir,”sebut seorang warga yang enggan disebut jati dirinya.

Untuk itu dalam peninjauan tersebut, kalangan dewan meminta Dinas Pariwisata khususnya Dinas Perkim selaku pengguna dan penanggung jawab pelaksanaan proyek tersebut agar segera memberikan data anggaran apa saja yang sudah dikerjakannya. “Mana ini kontraktornya, tolong dinas agar memberikan data pengerjaan proyek ini. Begitu juga kepada Dinas Pariwisata agar melaporkan pengerjaan yang tidak bIlniji, sebab jika tidak melaporkannya berarti kita pertanyakan ada apa ini,”kata Hendro.

Selanjutnya Hendro Susanto menyatakan pengerjaan proyek yang tidak baik ini selayaknya dilaporkan ke kejaksaan. “Seperti ini kita cat yang digunakan saja belum ada setahun tapi sudah memudar kita lihat. Makanya ini dilaporkan ke jaksa saja, jangan ke Inspektorat karena kalo ke inspektorat kasihan pak Larso sudah makin banyak nanti pekerjaannya,”kata politisi PKS.(wisnu)

Baca Juga :   KPU Medan Buka Pendaftaran Paslon Walikota/Wakil Walikota Medan 4-6 September

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top