Kepala KUA STTU Julu Sampaikan Ceramah di Radio Pakpak Bharat Jelang Berbuka Puasa

Agama33 Dilihat

Matabangsa.com – Salak : Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STTU Julu), Muhammad Zulpikar Harahap, S.H., mengisi ceramah agama di Radio Pakpak Bharat pada Minggu, 16 Maret 2025. Ceramah yang berlangsung menjelang berbuka puasa ini merupakan bagian dari agenda rutin selama bulan Ramadan untuk memberikan ilmu agama Islam kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Zulpikar Harahap atau yang akrab disapa Ustadz Zul menyampaikan materi dengan judul “Istiqomah: Keramat Yang Besar”. Ia menjelaskan bahwa istiqamah secara bahasa merupakan lawan kata dari bengkok (i’wijaj), sedangkan dalam istilah, istiqamah berarti lurus dalam suluk (perjalanan spiritual) tanpa condong pada satu arah tertentu.

Ustadz Zul menekankan bahwa menjalankan istiqamah dalam kehidupan sehari-hari bukanlah perkara mudah. Istiqamah dalam menjunjung tinggi perintah Allah membutuhkan usaha yang terus-menerus, pengawasan terhadap diri sendiri, serta kesungguhan dalam menjauhi segala larangan-Nya. Menurutnya, seseorang harus memiliki kesabaran dan ketekunan untuk tetap teguh dalam keimanan dan ketaatan.

Baca Juga: MIN 1 Medan Gelar Uji Kemampuan Pemahaman Siswa dengan Pendekatan Ujian Assessment

Dalam ceramahnya, beliau juga menguraikan lima macam istiqamah berdasarkan tempatnya. Pertama, istiqamah lisan yang diwujudkan dalam ucapan-ucapan yang baik dan benar, seperti dalam akad nikah. Kedua, istiqamah hati yang diwujudkan dalam ketulusan niat dalam segala perbuatan.

Selanjutnya, yang ketiga adalah istiqamah diri, yang berarti berkhidmat atau mengabdi dengan baik kepada Allah dan sesama manusia. Keempat, istiqamah ruh, yaitu tetap menjaga penghormatan yang tinggi kepada Allah dan segala ciptaan-Nya. Terakhir, istiqamah sirr, yaitu fokus kepada Sang Pemberi Nikmat, bukan sekadar kepada nikmat yang diberikan.

Lebih lanjut, Ustadz Zul mengajak para pendengar untuk senantiasa berusaha menerapkan istiqamah dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa istiqamah adalah jalan yang sulit namun penuh keberkahan bagi siapa saja yang mampu menjalaninya dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga: Menumbuhkan Semangat Berbagi Siswa MTsN 2 Asahan Menggelar Aksi Berbagi Takjil di Bulan Suci Ramadan

Ceramah ini mendapat respons positif dari para pendengar yang menyimaknya melalui siaran Radio Pakpak Bharat. Banyak di antara mereka yang merasa termotivasi untuk lebih beristiqamah dalam menjalani kehidupan dan ibadah di bulan Ramadan.

Program ceramah menjelang berbuka puasa ini akan terus berlanjut hingga akhir Ramadan dengan menghadirkan berbagai narasumber dari kalangan ulama dan tokoh agama. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi sarana dakwah yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat dan sekitarnya. (vrb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *