Kakankemenag Pimpin Doa dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Medan

Agama30 Dilihat
 
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Medan Dr. H. Impun Siregar, MA memimpin doa dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Medan yang digelar untuk penyampaian pidato perdana Wali Kota Medan, Rico Tri Bayu Wayas di Gedung DPRD, (4/3/25). 
 
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wali Kota Medan dari periode-periode sebelumnya, Ketua Partai Politik, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, serta pimpinan perangkat daerah, camat, dan lurah se-Kota Medan.
 
Dalam doanya, Kakan Kemenag Kota Medan memohon kepada Allah SWT agar kepemimpinan baru di Kota Medan senantiasa diberikan petunjuk, kemudahan, dan keberkahan dalam menjalankan amanahnya.
 
“Ya Allah, bimbinglah para pemimpin kami agar selalu berbuat adil, bijaksana, serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam membangun Kota Medan yang lebih baik. Limpahkan keberkahan dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat Kota Medan, serta jauhkan kami dari segala bentuk perselisihan dan perpecahan,” ucapnya dalam doa yang diaminkan seluruh peserta sidang.
 
 
Lebih lanjut, Kakan Kemenag juga berharap agar Kota Medan dapat menjadi kota yang Berbudaya, Energik, Ramah, Tertib, Unggul, Aman, dan Humanis atau yang dikenal dengan sebutan Kota Medan yang BERTUAH.
 
“Semoga Kota Medan yang kita cintai ini terus berkembang menjadi kota yang berbudaya, energik dalam membangun, ramah terhadap sesama, tertib dalam aturan, unggul dalam berbagai aspek, aman bagi seluruh masyarakat, serta humanis dalam setiap kebijakan yang diterapkan,” tuturnya dalam doa.
 
Dalam pidato perdananya, Wali Kota Medan Rico Tri Bayu Wayas menyampaikan visi dan misi kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap.
 
“Ke depan, kami ingin menjadikan Kota Medan sebagai kota yang BERTUAH—Berbudaya, Energik, Ramah, Tertib, Unggul, Aman, dan Humanis,” ungkapnya.
 
 
Ia juga menegaskan bahwa pemerintahannya akan mengusung tagline “Medan Untuk Semua”, sebagai bentuk semangat keadilan sosial dan kesetaraan bagi seluruh warga Kota Medan.
 
“Kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan yang sama dan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh masyarakat. ‘Medan Untuk Semua’ juga berarti pengakuan dan penghormatan terhadap perbedaan, memastikan masyarakat merasa aman, mendapatkan akses pekerjaan yang layak, serta nyaman dalam beribadah,” tambahnya.
 
Dengan doa yang dipimpin oleh Kakan Kemenag dan komitmen kuat dari para pemimpin Kota Medan, diharapkan pembangunan kota ini dapat berjalan dengan lancar, memberikan manfaat luas bagi seluruh masyarakat, serta mewujudkan Medan sebagai kota yang maju, harmonis, dan sejahtera.
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *