Setiap Orang DIberi Kesempatan Bangkit dan Perbaiki Diri, PAK Kemenag Sibolga Adakan Penyuluhan di Lapas Kelas IIA Kota Sibolga

Agama23 Dilihat
 
Penyuluh Agama Kristen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PAK PPPK) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Sibolga, Joel Sitanggang, S.Th., melaksanakan kegiatan penyuluhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Sibolga, Kamis (27/02). Kegiatan ini mengusung tema “Bangkit dan Lanjutkan Hidup Karena Tuhan Memberi Kekuatan”, yang diambil dari kitab 1 Raja-raja 19:1-8.
 
Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan semangat baru bagi warga binaan agar tidak menyerah pada keadaan, tetapi tetap percaya bahwa hidup mereka memiliki harapan dan kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik.
 
Dalam sambutannya, Joel menyampaikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk bangkit dan memperbaiki diri, sebagaimana yang diajarkan dalam ayat yang menjadi dasar penyuluhan.
 
 
“Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, bahkan di saat-saat paling sulit dalam hidup. Kisah Nabi Elia dalam 1 Raja-raja 19 mengajarkan bahwa ketika kita merasa lelah dan putus asa, Tuhan tetap memberikan kekuatan untuk bangkit dan melanjutkan perjalanan hidup,” ujarnya.
 
 
Selain sesi penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi dan sharing pengalaman dari beberapa warga binaan. Mereka berbagi cerita tentang perjalanan hidup mereka dan bagaimana mereka ingin memperbaiki diri setelah menjalani hukuman.
 
Seorang warga binaan yang mengikuti penyuluhan ini mengungkapkan rasa terima kasihnya.
 
“Saya merasa dikuatkan setelah mengikuti penyuluhan ini. Selama di sini, saya sering merasa putus asa, tapi hari ini saya belajar bahwa Tuhan masih memberi saya kesempatan untuk berubah,” katanya.
 
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama, serta pesan-pesan motivasi bagi para warga binaan agar tetap memiliki semangat dalam menjalani kehidupan di dalam lapas dan setelah bebas nanti.
 
Penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan agar mereka dapat menjalani masa hukuman dengan sikap yang lebih positif serta memiliki harapan untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *