matabangsa.com – Medan: Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga binaannya yang mengalami musibah, Babinsa Serda Maridi melayat ke rumah duka di Dusun 2, Desa Pematang Lalang, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Jumat (23/08/2024). Kehadiran Serda Maridi dalam takziah ini merupakan wujud nyata perhatian dan empati dari TNI terhadap warga yang sedang berduka.
Kedatangan Serda Maridi disambut oleh keluarga almarhum dengan hangat. Ia menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. “Kami turut berduka cita atas kepergian almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ungkap Serda Maridi saat berada di rumah duka.
Turut hadir dalam kegiatan takziah tersebut adalah Kepala Dusun setempat dan beberapa staf desa. Kehadiran mereka bersama-sama menunjukkan solidaritas dan rasa kebersamaan dengan keluarga yang sedang berduka. Hal ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara aparat TNI dan pemerintah desa dalam menjaga keharmonisan sosial di lingkungan masyarakat.
Serda Maridi menjelaskan bahwa kehadirannya dalam kegiatan melayat ini bukan hanya sebagai formalitas, tetapi juga sebagai sarana untuk menjalin silaturahmi dengan warga. “Melayat merupakan tradisi yang telah melekat dalam masyarakat kita, sebagai bentuk rasa simpati dan kepedulian. Ini juga mempererat ikatan persaudaraan di antara kita,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Serda Maridi juga mengingatkan pentingnya dukungan dari lingkungan sekitar bagi keluarga yang berduka. “Kehadiran kita di sini bisa sedikit meringankan beban psikologis keluarga yang ditinggalkan, memberikan mereka kekuatan untuk menghadapi cobaan ini,” tambahnya.
Masyarakat sekitar pun menyambut baik kehadiran Babinsa di rumah duka tersebut. Mereka merasa didukung dan diperhatikan oleh aparat TNI, yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut peduli dengan kondisi sosial masyarakat. “Kehadiran Babinsa Serda Maridi di tengah kami sangat berarti, terutama di saat-saat sulit seperti ini,” ujar salah satu warga setempat.
Salah satu anggota keluarga almarhum mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan perhatian dari Babinsa serta pemerintah desa. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Kehadiran Babinsa dan staf desa menjadi penghibur bagi kami di saat-saat berduka ini,” kata anggota keluarga tersebut.
Tak hanya dalam kegiatan melayat, Serda Maridi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial di wilayah binaannya. Ia sering kali terlibat dalam gotong royong, sosialisasi, serta program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini menunjukkan peran aktif Babinsa dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat di wilayah binaannya.
Bagi Serda Maridi, kehadirannya di tengah masyarakat tidak terbatas pada situasi formal, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat warga mengalami kesusahan. “Kami ingin menjadi bagian dari masyarakat, bukan hanya dalam tugas resmi, tapi juga dalam keseharian,” ujarnya.
Selain itu, Serda Maridi juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan saling peduli satu sama lain. Ia menekankan pentingnya gotong royong dan saling membantu, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan dan cobaan hidup.
Kegiatan takziah ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu tokoh agama setempat. Seluruh yang hadir memanjatkan doa agar almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Doa bersama ini menambah kekhusyukan suasana dan meneguhkan rasa solidaritas di antara warga.
Melalui kegiatan seperti ini, Babinsa Serda Maridi berharap dapat terus menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat. “Kami berharap, kehadiran kami dapat memberikan manfaat dan menumbuhkan rasa aman serta nyaman bagi warga. Tugas kami bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi sahabat bagi masyarakat,” tutup Serda Maridi.






