matabangsa.com – Medan: Kebakaran hebat terjadi di Jl. Madiosantoso Gg. Saudara No. 120 B, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur pada pukul 10.25 WIB. Kebakaran ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik, Selasa 30 Juli 2024.
Rumah yang terbakar adalah milik Rosmalinda (72), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jl. Madiosantoso No. 128 B. Menurut informasi dari saksi, yang merupakan anak korban, api pertama kali terlihat membakar tempat tidur di ruang tamu, berasal dari plafon rumah.
Upaya awal untuk memadamkan api oleh korban sendiri tidak berhasil. Rosmalinda segera menghubungi pihak pemadam kebakaran. Dalam waktu sekitar 15 menit, lima unit kendaraan pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api.
Kerugian akibat kebakaran ini cukup signifikan. Satu unit rumah mengalami kerusakan berat, sementara perabotan rumah tangga habis terbakar. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Saat ini, Rosmalinda dan keluarganya mengungsi di rumah saudara mereka, yang merupakan kakak kandung korban. Meskipun kehilangan banyak harta benda, mereka bersyukur karena tidak ada yang terluka dalam kejadian tersebut.
Babinsa Koramil 0201-02/MT, Serda H. Hutabarat, berperan aktif dalam proses pemadaman kebakaran. Beliau mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dengan instalasi listrik dan rutin melakukan pemeriksaan guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di masa mendatang.
Serda H. Hutabarat menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran yang dapat disebabkan oleh korsleting listrik. “Kami mengimbau warga untuk selalu memeriksa instalasi listrik secara berkala dan tidak mengabaikan tanda-tanda korsleting,” ujarnya.
Pihak Polsek Medan Timur juga telah menangani permasalahan ini dengan serius. Mereka melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran dan memastikan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dalam kejadian tersebut.
Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat dalam menghadapi bencana. Kerjasama antara Babinsa, pemadam kebakaran, dan pihak kepolisian berhasil mengendalikan situasi dengan cepat dan efisien.
Warga sekitar juga memberikan bantuan moral dan materi kepada keluarga Rosmalinda yang terdampak kebakaran. Solidaritas ini menjadi bukti bahwa gotong royong masih hidup dalam masyarakat kita.
Kebakaran ini menjadi peringatan bagi seluruh warga untuk selalu waspada dan siap menghadapi segala kemungkinan bencana. Pemerintah setempat diharapkan dapat memberikan bantuan dan edukasi lebih lanjut tentang pencegahan kebakaran.
Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua agar selalu waspada dan peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama dalam hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan dan keamanan.






