Hari Guru, Bukan ke Upacara, Guru Baringin Pulungan Pilih Jenguk Sahabat Wartawan yang Terbaring Sakit

Medan, Sumut59 Dilihat

matabangsa.com – Medan | Hari Guru Nasional ke-50 pada 25 November 2025 umumnya diisi para pendidik dengan mengikuti upacara bendera. Namun momen berbeda dijalani oleh Baringin Pulungan, guru senior SD Muhammadiyah 30 Perumnas Mandala Medan, yang memilih menghabiskan pagi dengan menjenguk sahabat lamanya yang sedang sakit.

Pagi-pagi sekali, Baringin telah bersiap mengenakan seragam KORPRI sebagai bentuk penghormatan terhadap peringatan Hari Guru. Namun bukan lapangan upacara yang ia tuju, melainkan kediaman sahabatnya, Chairum Lubis SH, seorang wartawan senior sekaligus pemilik media online Perwarta.co yang kini sedang terbaring akibat serangan stroke.

Pak Guru Baringin dan Chairum telah bersahabat sejak awal perjalanan karier jurnalisme mereka di Harian Medan Pos, pada masa koran itu masih dipimpin pendirinya, almarhum DR Drs H Ibrahim Sinik. Kedekatan itu terus terjalin meski Baringin akhirnya menekuni dunia pendidikan penuh waktu.

Dikenal aktif di berbagai sekolah, kursus, hingga privat bahasa Inggris, Baringin menjadi sosok guru yang berdedikasi. Ia lulusan S-1 Fakultas Sastra Inggris tahun 1991 dan hingga kini tetap mengabdi sebagai pendidik di sekolah Muhammadiyah.

Bagi Baringin, Hari Guru tahun ini terasa sangat istimewa. Ia menyebut kunjungannya kepada Chairum sebagai pengalaman emosional dan penuh makna. Di tengah rasa haru, ia berharap sahabatnya segera pulih dan kembali berkarya.

Menurut Baringin, pilihan menjenguk sahabat bukan sekadar bentuk kepedulian, tetapi rasa terima kasih atas kebaikan Chairum yang selama ini dikenal suka menolong siapa pun yang membutuhkan. “Saya tidak pernah melupakan kebaikannya,” ujarnya lirih.

Selama bertahun-tahun, Baringin menyaksikan sendiri bagaimana Chairum mengulurkan tangan kepada orang-orang yang sedang kesulitan. Salah satu momen yang paling membekas baginya adalah saat seorang ibu tua menangis haru setelah menerima bantuan beras dari sosok wartawan dermawan itu.

Chairum, yang akrab dipanggil Pak Guru kepada Baringin, dikenal luas di lingkungan kepolisian karena profesinya sebagai wartawan kriminal. Keramahan, kesederhanaan, dan sifat rendah hatinya membuatnya dicintai banyak orang di dunia jurnalisme dan kepolisian.

Mengakhiri kunjungan, Baringin menengadahkan tangan memohon kepada Allah SWT agar menyembuhkan sahabatnya secepatnya. “Hari Guru ini menjadi kenangan penuh harapan. Semoga Allah mengangkat penyakitnya dan mengembalikan keceriaannya,” ucapnya.(***)

Tags : #HariGuruNasional2025,#BaringinPulungan,#ChairumLubisSH,#WartawanPerwarta.co,#Guru MuhammadiyahMedan,#PersahabatanGurudanWartawan,#Serangan Stroke,#MedanPos,#KisahInspiratifHariGuru

Caption: Guru SD Muhammadiyah 30 Medan, Baringin Pulungan, mengunjungi sahabatnya wartawan senior Chairum Lubis SH yang sedang sakit bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional, Selasa (25/11/2025).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *