Jelang Pilkada Medan, Akhyar Nasution Dikabarkan Pindah ke Partai Demokrat?

Matabangsa22 Dilihat

Herri Zulkarnaen Bantah, Akhyar Datang Cari Partai Pendukung

Matabangsa-Medan: Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan 9 Desember 2020, Akhyar Nasution dikabarkan pindah haluan ke Partai Demokrat.

Seperti diketahui, posisi Akhyar Nasution di DPD PDI Perjuangan Sumut sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi. Menurut sumber yang tidak mau namanya dituliskan kepada wartawan menduga Akhyar Nasution telah mendaftar sebagai anggota Partai Demokrat.

Hal ini dikatakannya setelah melihat foto Akhyar Nasution memakai baju kaos putih berkerah dan masker biru didampingi Plt Ketua DPD Demokrat Sumut Herri Zulkarnain Hutajulu dan Plt Ketua DPC Demokrat Medan Burhanuddin Sitepu menyerahkan sebuah map.

“Foto yang telah beredar, beliau (Akhyar) didampingi Herri Zulkarnain dan Burhanuddin Sitepu menyerahkan satu map yang berlambangkan Partai Demokrat yang isinya kami menduga berkas pendaftaran menjadi anggota Partai Demokrat kepada pengurus Demokrat,” katanya via daring di Medan, Senin (15/6/2020).

Menurutnya lagi, Plt Wali Kota Medan ini tidak mungkin mengambil atau mengembalikan formulir pendaftaran ke Partai Demokrat. “Foto ini baru di masa pandemi Covid-19. Daftar Pilkada gak mungkinlah, karena gak ada lagi partai politik yang membuka pendaftaran,” ujarnya.

Menanggapi kabar itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Japorman Saragih kaget mendengarnya. “Gak ah, gak lah, siapa yang bilang. Hoax kabar Akhyar Nasution pindah ke Demokrat dan undur diri dari kader PDI Perjuangan,” tegasnya.

Sedangkan Plt Ketua DPD Demokrat Sumut Herri Zulkarnain Hutajulu SH MSi membantah. Ia mengatakan Akhyar Nasution masih kader PDIP. Akhyar datang ke partai berlambang Mercy itu untuk mencari koalisi. “Dan kita mendukung upaya ini,” sebutnya.

Ketika ditanya apakah yang mencari koalisi itu bakal calon (Balon) Wali Kota Medan atau ketua partai. Herri mengatakan balon boleh mencari koalisi. “Kalau tidak diminta, kita mana tau kalau balon itu minta dukungan partai lain. Meski PDIP bisa menyalonkan sendiri sah-sah saja minta dukungan partai lain,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Seketaris DPC Demokrat Medan Parlindungan Sipahutar SH mengaku pihaknya belum mengetahui kabar Akhyar Nasution pindah partai ke Demokrat.

“Kalau memang mau pindah itu adalah hak setiap orang, Demokrat membuka pintu. Akhyar, salah seorang balon yang mendaftar ke Demokrat. Dimana, tahapan-tahapan sudah diikuti Akhyar termasuk penyampaian visi dan misi di kantor DPD Demokrat Sumut bulan Mei lalu,” ungkapnya. (WAG/das)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *