Audiensi Bernada Harmoni di Ruang Ketua DPRD Medan: Ketika Paduan Suara Bertemu Ruang Kebijakan

Politik13 Dilihat

Medan — Jika biasanya ruang kerja Ketua DPRD Kota Medan dipenuhi berkas dan diskusi serius, kali ini nuansanya sedikit berbeda—lebih ringan, nyaris seperti sedang menyetel nada sebelum sebuah lagu dimulai.

Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B., menerima audiensi dari Lembaga Pengembangan Peserta Paduan Suara Gerejawi Daerah Kota Medan (LPPD) Kota Medan di ruang kerjanya, Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor 1, Selasa (24/02/2026).

Audiensi ini menjadi ajang silaturahmi yang, dalam gaya khas Horatian, terasa seperti “latihan vokal” bagi hubungan antara lembaga legislatif dan organisasi masyarakat—tidak terlalu tegang, tapi tetap penuh makna.

Pertemuan tersebut bertujuan menjalin komunikasi, kolaborasi, dan sinergi. Tiga kata yang sering terdengar formal, namun di momen seperti ini terasa lebih hidup—apalagi ketika yang hadir adalah mereka yang terbiasa bekerja dalam harmoni, bukan sekadar koordinasi.

Dalam suasana santai namun tetap terarah, pembahasan mengalir seperti lagu yang dinyanyikan berkelompok: ada bagian yang serius, ada pula jeda ringan yang membuat suasana lebih cair. Sebab, membangun kota tidak selalu harus dengan nada tinggi—kadang cukup dengan ritme yang selaras.

Kehadiran LPPD Kota Medan juga menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur dan angka, tetapi juga tentang penguatan nilai-nilai budaya dan spiritual yang hidup di tengah masyarakat.

Bagi DPRD Kota Medan, menerima audiensi seperti ini bukan sekadar agenda formal, melainkan kesempatan untuk “mendengar” dalam arti yang sebenarnya—bukan hanya suara, tetapi juga aspirasi yang dibawa.

Dan jika komunikasi ini terus terjaga seperti paduan suara yang kompak, maka bukan tidak mungkin kolaborasi ke depan akan menghasilkan “lagu pembangunan” yang lebih enak didengar—tidak sumbang, tidak terburu-buru, dan tentu saja, lebih bermakna bagi masyarakat Kota Medan.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *