matabangsa.com-Medan: Solahuddin Sinambela (30) jama’ah calon Haji asal Tanjung Balai kloter 11 Embarkasi Medan, diselimuti perasaan bahagia yang tidak terbayangkan sebelumnya, yang mungkin dimana jutaan umat muslim di dunia merasakan hal yang sama.
Solahuddin menceritakan, selepas mondok di Tahfizul Qur’an Attazkiah Jalan M. Yakub Medan lulus tahun 2018. Seminggu setelah kembali ke kampung, orang tua laki-laki mengajaknya ke showroom untuk dibelikan sepeda motor sebagai hadiah kepada Solahuddin. Hal itu dilakukan oleh ayahnya untuk menunaikan janji kepada anaknya. Namun Solahuddin justru menolak tawaran ayahnya, dan menawarkan agar dana untuk beli sepeda motor dialokasikan untuk setoran Ibadah Haji orang tuanya.
Namun Allah SWT berkehendak lain, orang tuanya meninggal dunia sebelum berangkat menunaikan Ibadah Haji. Hasil kesepakatan keluarga, Solahuddin ditunjuk menggantikan ayahnya berangkat Haji, jelas Solahuddin kepada awak media Minggu, 03-05-2026 di Area Asrama Haji Medan, Jalan Jenderal Besar A.H. Nasution Medan
Solahuddin menambahkan, pelayanan Haji yang dikelola Kementerian Haji dan Umrah RI, cukup memuaskan. Mulai transportasi, konsumsi, dan akomodasi terpenuhi dengan baik. Kami sebagai jama’ah calon Haji mengapresiasi langkah yang dilakukan pemerintah dalam proses perjalanan Haji.
Solahuddin yang kini mengelola Tahiz Qur’an di Tanjungbalai, mohon do’a agar jama’ah calon haji khususnya embarkasi Medan mendapatkan kelancaran dan Allah SWT mudahkan ragkaian mulai rukun, syarat dan wajib Haji selama melaksanakan ibadah di Tanah Suci.(***)






