Pola Keberangkatan Ada Perbedaan Dari Sebelumnya, Jemaah Haji Kloter 1 Sumut Diberangkatkan Rabu Dinihari

Blog10 Dilihat

matabangsa.com-Medan: Pola keberangkatan jemaah haji Embarkasi Medan tahun ini mengalami sedikit perubahan dari sebelumnya. Selain memulai rangkaian keberangkatan dengan masuknya Kloter 1 ke Asrama Haji, pemerintah juga menyiapkan layanan baru untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan jemaah.

 

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Zulkifli Sitorus, MA, menjelaskan pembaharuan tersebut difokuskan pada proses keberangkatan di Bandara.

 

“Meningkatkan layanan lah, inovasi baru ini untuk kenyamanan dan keamanan para jemaah. Intinya itu saja, makanya kartu nusuk dibagi di embarkasi, jemaah diberangkatkan melalui garbarata, supaya mengurangi risiko dan tentu meningkatkan rasa aman, nyaman pada jemaah kita,” ujarnya usai menyambut kedatangan calon jemaah haji Kloter 1 di Asrama Haji Medan, Selasa, 21 April 2026.

 

Dengan skema ini, jemaah tidak lagi melalui jalur kargo, melainkan langsung masuk ke terminal internasional Bandara Kualanamu, tegasnya.

 

Untuk Kloter 1, jemaah berasal dari Kota Binjai dan sebagian Kota Medan. Mereka dijadwalkan terbang pada Rabu, 22 April 2026 dinihari sekitar pukul 03.05 WIB menggunakan maskapai Garuda Indonesia dari Bandara Kualanamu.

 

Zulkifli berharap seluruh rangkaian pemberangkatan berjalan lancar dan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

 

“Harapan kita tentu ini semua berjalan dengan baik, jemaah bisa beribadah dengan khusuk, aman, nyaman, sehingga bisa mencapai haji mabrur sesuai dengan cita-cita mereka,” katanya.

 

Ia menambahkan, pemerintah berupaya memaksimalkan pelayanan bagi seluruh jemaah selama proses keberangkatan.

 

“Tentu sebagai pemerintah berupaya semaksimal mungkin memfasilitasi, memberikan layanan yang terbaik,” ujarnya.

 

Tahun ini, total jemaah haji Sumatera Utara mencapai 5.922 orang, bertambah sembilan dari kuota awal 5.913. Seluruh kuota dipastikan terisi tanpa ada pembatalan.

 

“Alhamdulillah full, tidak ada yang batal. Mudah-mudahan nanti setelah diperiksa kesehatan semua layak terbang,” ungkapnya.

 

Sementara untuk Kloter 1, jumlah jemaah tercatat 360 orang, terdiri dari 354 jemaah dan enam petugas pendamping.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *