‎AAUI Medan Audiensi dengan OJK Sumatera Utara, Bahas Penguatan Literasi dan Inklusi Asuransi

Ekonomi29 Dilihat

Medan, Matabangsa.com. Pengurus Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Medan melakukan audiensi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus membahas rencana kerja dan kolaborasi penguatan industri perasuransian di Sumatera Utara.

‎Audiensi tersebut diterima oleh Kepala OJK Sumatera Utara, Triyoga Laksito, Direktur Nuzul, serta Paramita Yulia Nasution. Dalam pertemuan tersebut, pengurus AAUI Medan memperkenalkan jajaran pengurus baru beserta anggota AAUI Medan, Rabu, 26 Agustus 2026.

‎Selain perkenalan kepengurusan, AAUI Medan menyampaikan rencana rangkaian kegiatan Insurance Day yang akan menjadi salah satu agenda penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat dan pentingnya asuransi.

‎AAUI Medan juga memaparkan rencana kerja ke depan yang akan diselaraskan dengan program-program OJK, khususnya program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

‎Pengurus AAUI Medan turut memohon dukungan serta arahan OJK dalam pelaksanaan berbagai program, termasuk penyelenggaraan Insurance Day.

‎Menanggapi hal tersebut, OJK Sumatera Utara menyampaikan dukungan terhadap rencana kegiatan AAUI Medan. OJK menyatakan siap mendukung dan menghadiri kegiatan Insurance Day yang akan diselenggarakan AAUI Medan.

‎OJK juga mendorong AAUI Medan untuk memanfaatkan SiMolek secara maksimal, baik dalam kegiatan Insurance Day maupun berbagai kegiatan literasi keuangan lainnya.

‎”Pemanfaatan sarana edukasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan literasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk serta manfaat asuransi,” ujar Kepala OJK Sumatera Utara, Triyoga Laksito.

‎Dalam audiensi tersebut, OJK menekankan pentingnya peran aktif AAUI dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya berasuransi. Hal ini sejalan dengan agenda OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.

‎AAUI Medan juga diharapkan dapat menjadi wadah silaturahmi, koordinasi, dan kolaborasi bagi seluruh anggotanya. Dengan semakin kuatnya komunikasi antaranggota, AAUI diharapkan mampu menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat industri asuransi di Sumatera Utara.

‎OJK juga mendorong AAUI Medan untuk terus memperkuat hubungan dengan OJK sebagai regulator serta membangun komunikasi dengan berbagai lembaga lain yang berkaitan dengan industri asuransi.

‎Kolaborasi dengan sektor lain, seperti perbankan, UMKM, dan lembaga terkait lainnya, dinilai penting untuk memperluas jangkauan edukasi dan menciptakan program yang lebih berdampak.

‎Salah satu peluang kolaborasi yang disoroti adalah program BIK, yang dapat dimanfaatkan untuk menjangkau masyarakat di berbagai daerah. Dalam kegiatan tersebut, AAUI Medan dapat berperan sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman mengenai manfaat asuransi serta pentingnya manajemen risiko.

‎Literasi asuransi juga diharapkan dapat diperluas ke berbagai segmen masyarakat, terutama mahasiswa dan pelajar. Edukasi sejak dini mengenai asuransi dan manajemen risiko dinilai penting agar generasi muda memiliki pemahaman yang baik dalam mengelola risiko dan merencanakan keuangan di masa depan.

‎Selain menjalankan fungsi edukasi, AAUI Medan juga diharapkan dapat mengoordinasikan berbagai isu yang berkembang di industri asuransi, khususnya di Sumatera Utara, untuk kemudian disampaikan kepada OJK sebagai bahan komunikasi dan koordinasi antara pelaku industri dengan regulator.

‎AAUI Medan juga didorong untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dengan industri jasa keuangan lainnya.

‎Dalam kesempatan tersebut, OJK turut memberikan masukan kepada perusahaan-perusahaan asuransi yang menjadi anggota AAUI Medan agar senantiasa bekerja sama dengan mitra asuransi maupun pihak pendukung yang memiliki reputasi baik, profesional, dan kredibel.

‎Langkah tersebut penting untuk menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus meminimalkan potensi permasalahan dalam penyelenggaraan layanan asuransi.

‎OJK juga menyampaikan bahwa gedung OJK yang baru nantinya dapat dimanfaatkan oleh AAUI Medan untuk mendukung pelaksanaan berbagai program kerja, termasuk penggunaan ruang serbaguna untuk kegiatan-kegiatan yang relevan.

‎OJK berterima kasih atas aktifnya asosiasi seperti AAUI untuk memperkuat posisi organisasi kolaborasi dengan OJK dalam koordinasi dengan instansi terkait seperti dengan Polda & Kejaksaan serta penegak hukum dalam penanganan kejahatan asuransi.

‎Pada kesempatan pertemuan ini OJK menerima masukan yang bersifat pengkinian masukan untuk regulasi OJK dari AAUI Medan dan akan di teruskan kepada OJK Pusat, seperti ketentuan atau penyesuaian tarif rate property dan Motor Vihaicel.

‎Audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara AAUI Medan dan OJK Sumatera Utara. “Sinergi yang semakin erat diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi dan inklusi asuransi, memperluas edukasi kepada masyarakat, serta memperkuat kolaborasi antar pelaku industri dan lembaga terkait,” kata Dina Alfanita Sianipar, Ketua AAUI Medan.

‎Kegiatan kemudian diakhiri dengan ramah tamah dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara AAUI Medan, OJK, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *