Rico Waas Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Qresto Bikin Urusan Pajak Makin Digital
MEDAN – Urusan pajak biasanya punya dua hal yang hampir selalu berjalan beriringan: angka yang harus dibayar dan harapan agar prosesnya tidak bikin kepala berdenyut.
Pemerintah Kota Medan mencoba mengambil jalan yang berbeda. Lewat inovasi digital Qresto (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization), sistem pembayaran pajak daerah dibuat lebih otomatis, transparan, dan tercatat secara real-time.
Inovasi tersebut mengantarkan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meraih Pemimpin Daerah Award 2026 kategori Inovasi Daerah yang diinisiasi iNews TV.
Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri PAN-RB, Komjen Pol (Purn) Purwadi Arianto, kepada Rico Waas yang diwakili Pj Sekda Kota Medan, Erfin Fahrurrazi, di Jakarta Concert Hall, Gedung iNews Tower MNC Center Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas inovasi Pemko Medan dalam mendorong layanan perpajakan yang lebih mudah, efisien dan transparan sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah.
Qresto menjadi salah satu inovasi dalam transformasi digital pengelolaan pajak daerah. Sistem tersebut memungkinkan pembayaran pajak restoran dilakukan secara otomatis dan real-time.
Cara kerjanya cukup sederhana.
Ketika konsumen melakukan pembayaran, nilai transaksi secara otomatis dipisahkan antara nilai makanan atau jasa dengan pajak restoran. Bagian pajak kemudian langsung diarahkan ke kas daerah secara real-time.
Jadi, tidak perlu menunggu seseorang mengingat bahwa ada bagian transaksi yang merupakan pajak. Sistemlah yang bekerja.
Kalau biasanya urusan pajak identik dengan hitung-hitungan yang panjang, Qresto mencoba membuat prosesnya lebih praktis: transaksi terjadi, pajak dipisahkan, lalu tercatat.
Di sisi pemerintah, sistem ini juga diharapkan dapat mempersempit celah kebocoran penerimaan daerah. Setiap transaksi tercatat secara transparan sehingga pengawasan dapat dilakukan berdasarkan data yang lebih cepat dan akurat.
Qresto disebut menjadi gebrakan inovasi pertama di Indonesia yang menerapkan sistem pemisahan otomatis antara pembayaran makanan atau jasa dengan pajak restoran, kafe hingga hotel yang langsung diarahkan ke kas daerah.
Namun, seperti halnya teknologi lainnya, keberhasilan sebuah sistem tentu tidak hanya ditentukan oleh seberapa canggih namanya.
Qresto boleh punya kepanjangan yang cukup panjang. Tetapi yang jauh lebih penting adalah apakah sistem tersebut benar-benar berjalan, digunakan secara konsisten, dan mampu membuat pengelolaan pajak lebih transparan.
Bagi Pemko Medan, digitalisasi tersebut bukan sekadar memindahkan sistem manual ke perangkat elektronik.
Lebih jauh, Qresto diposisikan sebagai instrumen untuk membangun tata kelola perpajakan yang lebih transparan, akuntabel dan efisien.
Bagi masyarakat, pembayaran tetap dilakukan dalam satu proses. Sementara pemerintah mendapatkan pencatatan transaksi secara langsung yang dapat digunakan untuk pengawasan dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dengan kata lain, warga tidak perlu menjadi ahli perpajakan hanya untuk membayar pajak. Sistem yang seharusnya bekerja di belakang layar, biarlah bekerja.
Penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026 pun menjadi pengakuan atas langkah Pemko Medan menghadirkan inovasi yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik dan tata kelola keuangan daerah.
Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia menyebut capaian itu didedikasikan kepada masyarakat Kota Medan.
Menurut Erfin, Pemko Medan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui berbagai inovasi daerah.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa inovasi pelayanan publik tidak berhenti ketika penghargaan diterima.
Justru setelah piala berada di lemari, tantangan sebenarnya dimulai.
Sistem harus tetap berjalan, data harus akurat, wajib pajak harus memahami mekanismenya, dan manfaatnya harus benar-benar terasa dalam peningkatan kualitas pelayanan maupun penerimaan daerah.
Sebab masyarakat tentu tidak terlalu peduli seberapa keren nama sebuah sistem.
Yang mereka pedulikan sederhana: bayar pajak mudah, transaksinya jelas, tidak ada yang bermain-main dengan angka, dan hasil penerimaan akhirnya kembali dalam bentuk pelayanan publik yang bisa dirasakan.
Qresto kini membawa nama Medan ke panggung penghargaan nasional sebagai daerah yang mendorong inovasi perpajakan berbasis digital.
Tinggal memastikan satu hal: inovasi tersebut bukan hanya cepat ketika menerima penghargaan, tetapi juga konsisten ketika berhadapan dengan transaksi pajak sehari-hari.
Karena pada akhirnya, inovasi terbaik bukan yang paling sering dipuji, melainkan yang paling terasa manfaatnya ketika masyarakat menggunakannya.(***)






