Kemiripan Wesly Silalahi dan Hulman Sitorus, Pedagang Kaki Lima Tidak Pernah Digusur

Kemiripan Wesly Silalahi dan Hulman Sitorus, Pedagang Kaki Lima Tidak Pernah Digusur

Pematangsiantar, Sumut –  Setelah Hulman Sitorus, walikota Pemtangsiantar yang kini dipimpin oleh Wesly Silalahi mengingatkan bahwa kedua pemimpin ini memiliki kemiripan karakter.

Kemiripan keduanya, semasa Wali Kota Pematangsiantar di bawah kepemimpinan Hulman Sitorus, pedagang kaki lima (PKL) nyaman berjualan. Hingga akhir jabatannya, Hulman Sitorus tidak pernah memerintahkan Sat Pol PP melakukan razia.

“Dikenal baik dan tidak suka menggusur PKL, saat pemakaman Hulman Sitorus, seluruh pedagang menangis menghantarkan kepergiannya. Kami menilai, karakter Wesly Silalahi mirip seperti Hulman Sitorus,” ungkap pedagang kaki lima jalan Merdeka Kota Pematangsiantar, Rabu (23/09/2026) jam 10.00 WIB.

Sejak dibawah kepemimpinan Wesly Silalahi, terhitung sejak dilantik hingga kini, penindakan hukum menggusur seluruh pedagang kaki lima dan trotoar di Kota Pemtangsiantar tidak pernah dilakukan.

“Semoga bapak wali kota tidak melakukan. Sudah cukup masa masa itu kami alami saat RE, Hefriansyah dan Susanti memimpin kota Pematangsiantar. Seluruh pedagang kaki lima digusur,” timpal pedagang lainnya mengaku bernama Jaya Saragih, di Jalan Merdeka.

Mengenang dua pendahulu Wesly Silalahi, pedagang kaki lima menilai Hefriansyah dan dr Susanti berhasil menduduki kursi nomor satu Kota Pematangsiantar karena rejeki tanpa diduga duga.

“Semoga bapak Wesly Silalahi sehat hingga akhir masa jabatannya. Dalam menjalankan tugas, semoga wali kota terhindar dari marabahaya,” cetus pedagang lainnya, Anton Purba.

Untuk diketahui, Wesly Silalahi lahir di Kota Pematangsiantar. Wesly menempuh pendidikan formal di SD N 56 Kota Pematangsiantar Tahun 1965-1971. Kemudian melanjutkan di SMP Katolik Cinta Rakyat Pematangsiantar dan SMA Negeri 2 Pemtangsiantar tahun 1974-1977.

Informasi terakhir, Wesly Silalahi berhasil menyelesaikan pendidikan hukum dan kenotariatan dari Universitas Indonesia (UI).

Sebelumnya, Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dan trotoar sepanjang jalan Sutomo dan Merdeka, berikan ucapan syukur dan terimakasih kepada Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi.

Kebijakan walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi dinilai mendukung perekonomian rakyat. Berbeda dengan masa kepemimpinan Walikota RE Siahaan, Hefriansyah dan Susanti.

Masa ketiga walikota tersebut, pedagang kaki lima dan trotoar selalu resah. Dalam sebulan, tiga kali Sat Pol melakukan rajia. Dampak aksi Rajia, para pedagang merugi karena peralatan dagang rusak dan hilang.

Terkait aktifitas pedagang kaki lima dan Trotoar sepanjang jalan Sutomo dan Merdeka dan beberapa titik keramaian di sudut kota, Kepala Satpol PP Kota Pematangsiantar Hasudungan Hutajulu SH belum berhasil dikonfirmasi.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *