Rico Waas Minta Atlet Medan Fokus Hadapi Porprovsu XII 2026, Jangan Sampai Medali Cuma Jadi Wacana
MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta para atlet Kota Medan memusatkan perhatian pada persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII 2026.
Pesan itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Kamis (1/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas kesiapan kontingen Kota Medan menghadapi Porprovsu XII yang dijadwalkan berlangsung pada 7-15 November 2026.
Rico menekankan, persiapan atlet tidak cukup hanya dengan latihan keras. Kebutuhan atlet dan pembinaan selama masa persiapan juga harus dipastikan terpenuhi.
Sebab, atlet yang diminta fokus bertanding tentu membutuhkan kondisi yang mendukung. Jangan sampai konsentrasi atlet sudah diarahkan ke lapangan, tetapi pikirannya masih sibuk memikirkan urusan perlengkapan atau kebutuhan latihan.
“Bagaimana agar para atlet bisa fokus terhadap persiapan pertandingan Porprovsu nanti. Kebutuhan dan persiapan pembinaan atlet juga harus dapat terpenuhi,” ujar Rico.
Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga harus bersama-sama memastikan kebutuhan atlet tersedia dengan baik.
Dengan demikian, para atlet dapat menjalani program latihan secara maksimal dan berkonsentrasi menghadapi persaingan olahraga tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Pesan tersebut boleh jadi terdengar sederhana. Namun dalam dunia olahraga prestasi, fokus atlet bukan perkara sepele. Atlet tidak mungkin diminta berlari sekencang mungkin kalau urusan sepatu, pemusatan latihan, konsumsi hingga kebutuhan pendukungnya masih harus ikut “bertanding”.
Ketua KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal menyampaikan kesiapan para atlet Kota Medan menghadapi Porprovsu XII 2026.
KONI Medan, kata dia, terus melakukan persiapan dan pembinaan terhadap atlet yang nantinya memperkuat kontingen Kota Medan.
Porprovsu XII 2026 akan mempertandingkan 28 cabang olahraga dengan melibatkan lebih dari 5.654 atlet dari seluruh Sumatera Utara.
Pelaksanaan pertandingan tersebar di sejumlah daerah, yakni Kota Medan, Kota Binjai, Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Deli Serdang.
Bagi Kota Medan, ajang tersebut tentu bukan sekadar agenda olahraga lima tahunan. Porprovsu menjadi panggung untuk mengukur sejauh mana pembinaan atlet berjalan dan seberapa jauh target prestasi bisa diwujudkan.
Karena itu, permintaan Rico agar atlet fokus patut diterjemahkan bukan hanya sebagai pesan kepada atlet, tetapi juga kepada seluruh ekosistem olahraga.
Atlet fokus latihan, pelatih fokus membina, KONI fokus menyiapkan kontingen, sementara urusan kebutuhan pendukung jangan sampai ikut menjadi “cabang olahraga” baru yang menguras energi.
Dalam audiensi tersebut, Rico Waas didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan Tengku Chairuniza serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Ahmad Barli Nasution.






