Sambut Hari Bumi 2025, KUA Kecamatan Selesai Bagikan Bibit Matoa Pada Catin

Agama53 Dilihat
 
Matabangsa.com – Langkat : Dalam rangka menyambut peringatan Hari Bumi Tahun 2025, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat melalui Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Selesai ikutserta menyukseskan Program “Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Matoa” sesuai Surat Edaran Sekretariat Jenderal Nomor 182 Tahun 2025.
 
Dalam hal ini, Kepala KUA Kecamatan Selesai H. Edy Munawar Hutabarat,SE,S.Ag,M.Ap menginisiasi pemberian bibit pohon matoa kepada dua pasang Calon Pengantin (Catin) yang mendaftar di KUA Selesai. Diterangkan bawah gerakan sejuta pohon matoa ini bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan memberikan kontribusi positif bagi keberlangsungan ekosistem khususnya di Kecamatan Selesai.
 
Penyerahan yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini merupakan bentuk inovasi dalam menyampaikan nasehat kepada calon pengantin. Sejalan dengan itu, pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab sebagai umat manusia. Bahwa penanaman pohon ini bukan hanya sekedar simbol, tetapi juga mampu menyampaikan makna yang mendalam.
 
 
“Ibarat pohon akan terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang, sebagaimana diharapkan pernikahan yang langgeng dan memberikan keturunan yang saleh dan salehah” ujarnya.
 
Beliau juga menambahkan bahwa bibit matoa ini diberikan sebagai harapan agar keluarga yang akan dibangun nanti dapat tumbuh subur, memberikan manfaat, dan menjadi pelindung bagi orang-orang di sekitarnya, layaknya pohon yang memberikan kesejukan dan buah yang manis.
 
Kedua pasang calon pengantin menyambut baik inisiatif ini dan mengucapkan rasa terima kasih atas perhatian serta nasehat yang diberikan. Mereka berjanji akan menanam dan merawat bibit pohon matoa tersebut sebagai wujud komitmen mereka terhadap lingkungan dan masa depan keluarga.
 
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat H. Ainul Aswad,MA mengapresiasi kegiatan baik ini. Diharapkan dapat menginspirasi masyarakat lainnya untuk turut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dan menanamkan kesadaran akan pentingnya penghijauan sejak dini, bahkan dalam momen-momen penting seperti pernikahan.
 
“Teruslah berinovasi dalam menjalankan program Kementerian Agama, sehingga berdampak baik ditengah-tengah masyarakat” ujarnya.
 
Diterangkan juga bahwa penanaman Pohon Matoa ini sejalan dalam mewujudkan Asta Cita ke-8 yakni memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan dan juga Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029 serta meningkatkan kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai agama. Selain itu juga sekaligus dapat menginspirasi Umat Beragama untuk berpartisipasi aktif dalam melestarikan lingkungan hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *