Kakankemenag Pematangsiantar Pimpin Doa Penutupan MTQN ke-57 di Lapangan H. Adam Malik

Agama33 Dilihat
 
matabangsa.com – Pematangsiantar : Suasana khidmat menyelimuti acara Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-57 Tingkat Kota Pematangsiantar yang digelar di Lapangan H. Adam Malik, Sabtu malam 12 April 2025. Acara penutupan ini dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pematangsiantar, Dr. H. Al Ahyu, M.A., yang berkesempatan memimpin doa.
 
Dalam lantunan doanya , Dr. H. Al Ahyu memohon keberkahan atas terselenggaranya MTQN dan mendoakan agar nilai-nilai Al-Qur’an terus membumi di tengah-tengah masyarakat Kota Pematangsiantar. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga ukhuwah dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehari-hari.
 
“MTQN bukan hanya ajang perlombaan, tapi momentum untuk meneguhkan cinta kita kepada Al-Qur’an dan mempererat persaudaraan antarumat,” ujar beliau usai membacakan doa.
 
Saat ditemui Tim Humas, Al Ahyu juga menyampaikan harapannya agar semangat mencintai Al-Qur’an tidak hanya berhenti di panggung MTQN. “Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai ruh dalam setiap langkah kehidupan kita. Bukan hanya dibaca, tapi dipahami, diamalkan, dan dijadikan sumber inspirasi dalam membangun masyarakat yang berakhlak mulia,” tuturnya penuh haru. Ia juga mengapresiasi seluruh panitia, peserta, dan masyarakat yang telah menyukseskan perhelatan MTQN ini dengan semangat kebersamaan dan kekhidmatan.
 
 
Beliau juga menyampaikan rasa bangganya atas capaian yang diraih salah satu kecamatan. “Alhamdulillah, Siantar Timur kembali menjadi Juara Umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Ini bukti nyata bahwa semangat mencintai Al-Qur’an tumbuh subur di tengah masyarakat,” ungkapnya dengan penuh syukur.
 
Pada MTQN ke-57 tingkat Kota Pematangsiantar ini, para peserta berkompetisi dalam berbagai cabang perlombaan, seperti Tilawah Al-Qur’an (anak-anak, remaja, dan dewasa), Hifzh Al-Qur’an (tahfiz 1, 5, 10, hingga 30 juz), Tafsir Al-Qur’an, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Khattil Qur’an (kaligrafi), serta cabang-cabang lainnya yang bertujuan menggali potensi generasi muda dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. Setiap cabang disambut antusias oleh peserta dari seluruh kecamatan di Kota Pematangsiantar, mencerminkan semangat Qur’ani yang kuat di tengah masyarakat.
 
Penutupan MTQN ke-57 ini dihadiri oleh para tokoh agama, pejabat daerah, peserta lomba, serta masyarakat umum yang memenuhi area Lapangan H. Adam Malik. Acara berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang telah digelar selama beberapa hari terakhir.
 
MTQN ke-57 menjadi ajang pembinaan generasi muda dalam memahami, menghafal, dan mendalami Al-Qur’an. Diharapkan, dari ajang ini akan lahir para qari dan qariah terbaik yang dapat mengharumkan nama Kota Pematangsiantar di tingkat provinsi maupun nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *