MIN 9 Asahan Gelar Halal Bihalal, Kepala Madrasah Ajak Maknai Fitrah Idul Fitri dalam Tiga Dimensi

Pendidikan36 Dilihat
matabangsa.com – Asahan : Mengawali hari pertama masuk sekolah setelah libur Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H, MIN 9 Asahan melaksanakan kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung hangat dan penuh makna. Kegiatan ini diselenggarakan di salah satu ruang kelas yang telah selesai direnovasi oleh Kepala Madrasah, Dr. H. Hadi Rafitra Hasibuan, S.Ag., M.A, sebagai bagian dari peningkatan kenyamanan belajar di lingkungan madrasah Senin (09/04/2025).
Dalam sambutannya, Dr. Hadi Rafitra menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh guru dan siswa yang telah hadir di hari pertama masuk sekolah. “Kehadiran Bapak/Ibu guru serta ananda semua adalah bentuk semangat dan tanggung jawab kita bersama dalam membangun madrasah yang unggul. Terima kasih telah menyambut awal sekolah dengan penuh antusias,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah mengajak seluruh warga MIN 9 Asahan untuk Memaknai Idul Fitri sebagai momentum kembali kepada fitrah. Beliau menjelaskan bahwa fitrah Idul Fitri bisa dipahami dalam tiga dimensi penting yang harus tercermin dalam kehidupan warga madrasah, yaitu dimensi ketuhanan, keilmuan, dan kemanusiaan.
 
Dimensi pertama adalah Ketuhanan, pada dimensi ketuhanan Dr. Hadi mengajak seluruh warga madrasah untuk meningkatkan keaktifan dalam beribadah. “Ibadah bukan hanya di bulan Ramadhan, tetapi harus menjadi bagian dari keseharian kita. Saya harap guru, siswa, dan seluruh warga madrasah semakin rajin shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan menjaga akhlak mulia,” pesannya.
Dimensi kedua adalah Keilmuan, sedangkan dalam dimensi keilmuan beliau menegaskan pentingnya semangat menuntut ilmu. “Mari kita jadikan madrasah sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar. Saya berharap siswa datang tepat waktu, rajin membaca buku, dan aktif dalam proses pembelajaran,” ujar Dr. Hadi. Ia juga mengingatkan para guru untuk terus menumbuhkan semangat literasi di kalangan siswa.
Sementara dimensi ketiga adalah Kemanusiaan, untuk dimensi kemanusiaan Dr. Hadi menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antar sesama warga madrasah. “Idul Fitri adalah saatnya saling memaafkan, mempererat kekompakan, serta saling membantu satu sama lain. Kebersamaan dan solidaritas adalah kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan produktif,” jelasnya.
 
Kegiatan Halal Bihalal ini juga mendapat sambutan hangat dari para guru. Alimuddin, S.Pd.I., salah satu guru di MIN 9 Asahan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen yang tepat untuk mempererat silaturahmi. “Arahan dari Bapak Kepala Madrasah sangat membangun. Saya merasa semangat baru setelah libur panjang. Semoga suasana ini terus terjaga sepanjang tahun pelajaran,” ungkapnya.
Sementara itu, Rio Aditya, siswa kelas VI, mengaku senang bisa kembali ke sekolah dan bertemu dengan teman-temannya. “Senang bisa Halal Bihalal sama teman-teman dan guru. Tadi kami saling minta maaf. Semoga kita makin akrab dan semangat belajarnya juga makin naik,” katanya dengan senyum ceria.
Kegiatan ini diakhiri dengan saling bersalaman antar warga madrasah sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat ukhuwah islamiyah. Suasana ruang kelas yang baru direnovasi menambah kenyamanan dan semangat baru dalam menyambut tahun pelajaran yang sedang berjalan. Dengan pelaksanaan Halal Bihalal ini, MIN 9 Asahan berharap seluruh warga madrasah dapat menjalani aktivitas belajar mengajar dengan semangat baru, hati yang bersih, dan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pembentukan karakter islami. (fa)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *