India dan Bengkulu Mulai “PDKT”, Dari Yoga, Film Bollywood, Sampai Rumah Sakit
Kalau selama ini Bengkulu lebih dikenal lewat kisah bunga Rafflesia atau jejak sejarah Bung Karno, kini provinsi di pesisir barat Sumatera itu mulai membuka babak baru. Bukan soal politik atau dagang semata, melainkan menjalin “chemistry” dengan India lewat berbagai bidang yang terdengar cukup menarik.
Pertemuan hangat itu berlangsung dalam jamuan makan malam yang digelar Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, untuk menghormati Gubernur Bengkulu Helmi Hasan beserta rombongan, Kamis (23/7/2026). Suasananya santai, tetapi isi pembahasannya lumayan padat. Mulai dari budaya, pariwisata, pendidikan, kesehatan, hingga mempererat hubungan antarwarga kedua negara.
Helmi Hasan mengaku senang dengan sambutan yang diberikan dan menegaskan bahwa Bengkulu terbuka untuk memperkuat kerja sama dengan India. Bahkan, ia mengusulkan agar kegiatan yoga bisa digelar di Bengkulu bekerja sama dengan Konsulat Jenderal India. Siapa tahu nanti akhir pekan warga Bengkulu tak hanya jogging atau gowes, tetapi juga menikmati matahari pagi sambil melakukan pose downward dog.
Dari sisi India, Ravi Shanker Goel memperkenalkan rencana peringatan Hari Ayurveda bersama Universitas Sumatera Utara. Bengkulu pun diajak ikut ambil bagian. Harapannya, pengobatan tradisional India, Ayurveda, bisa saling berbagi pengalaman dengan jamu khas Indonesia. Kalau keduanya bertemu, mungkin bukan soal siapa yang paling ampuh, melainkan bagaimana sama-sama menjaga masyarakat tetap sehat secara alami.
Urusan budaya juga tak luput dari pembicaraan. Gubernur Bengkulu menunjukkan ketertarikan menghadirkan pemutaran film India secara rutin setiap Sabtu malam. Bagi pencinta Bollywood, ini tentu kabar menggembirakan. Siapa tahu nanti akhir pekan di Bengkulu bukan lagi identik dengan bingung mencari hiburan, tetapi memilih film India mana yang membuat penonton ikut tersenyum, menangis, atau bahkan hafal gerakan tariannya.
Sektor pariwisata pun masuk dalam daftar kerja sama. Konsulat India mengundang Bengkulu untuk ikut mempromosikan destinasi wisatanya dalam agenda promosi pariwisata yang akan digelar di Medan. Harapannya sederhana, semakin banyak orang saling berkunjung, semakin banyak pula cerita dan peluang kerja sama yang tercipta.
Helmi Hasan juga menyampaikan visinya mengenai peningkatan konektivitas antardaerah, termasuk pengembangan jalur kereta api. Menurutnya, akses transportasi yang lebih baik akan mempermudah mobilitas masyarakat, mendukung sektor wisata, sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah. Sebab, membangun hubungan antardaerah tentu lebih mudah jika jalannya juga ikut terhubung.
Di bidang pendidikan, kedua pihak menjajaki peluang kerja sama antara Universitas Bengkulu dan sejumlah perguruan tinggi di India. Pertukaran akademik, kolaborasi riset, hingga hubungan antarinstitusi menjadi beberapa peluang yang ingin dikembangkan.
Sementara itu, sektor kesehatan juga mendapat perhatian khusus. Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan minat untuk membangun kerja sama dengan rumah sakit terkemuka di India, termasuk Apollo Hospital. Kolaborasi ini diharapkan membuka ruang pertukaran pengetahuan, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, hingga akses terhadap layanan medis yang lebih spesialis.
Di sela-sela agenda tersebut, Konsul Jenderal India juga menyempatkan diri mengunjungi stan Provinsi Bengkulu dalam ajang Sumatra Investment yang berlangsung di Medan pada hari yang sama. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk kembali berdiskusi dengan Gubernur Helmi Hasan beserta jajaran.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama agar semua pembahasan tidak berhenti sebagai obrolan hangat di meja makan malam. India dan Bengkulu sepakat mendorong berbagai rencana tersebut menjadi program nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat kedua belah pihak.
Hubungan internasional memang sering dimulai dari ruang pertemuan resmi. Namun, ketika pembahasannya sudah merambah yoga, jamu, film Bollywood, wisata, hingga layanan kesehatan, rasanya kerja sama ini bukan sekadar urusan diplomasi, melainkan upaya mempererat persahabatan yang semoga benar-benar terasa manfaatnya di kehidupan sehari-hari.(***)







