Matabangsa.Com-Pematangsiantar: Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemko Pematangsiantar resah, sebab salah seorang pejabat di instansi itu, terkonfirmasi Covid 19.
Informasi yang diperoleh, sudah sejak hampir sepekan lalu kasus terpapar covid 19 ini merebak, namun Satuan Tugas Gugus Covid 19 setempat belum melakukan langkah-langkah penanganan.
Akibatnya, para ASN yang bekerja di instansi itu jadi resah dan kwartir bila nanti virus berbahaya dan mematikan itu akan menyebar dan mengambil banyak korban.
“Kondisi ini membuat kita tak nyaman bekerja dan selalu dalam keadaan kuatir dan tertekan saat bekerja,”ungkap seorang pegawai yang tak bersedia disebut jati dirinya, Sabtu(27/3).
Kondisi ini semakin diperparah dengan adanya saling curiga diantara ASN, siapa diantara mereka yang sudah tertular atau terpapar atau yang tidak sama sekali.
“Suasananya, jadi semakin menyeramkan,”imbuhnya sambil mengharapkan agar Satgas Covid 19 segera menangani oknum yang diduga terpapar itu sekaligus memeriksa semua pegawai.
Sekretaris DPMPTSP Pemko Pematangsiantar, Naek Tambunan yang dikonfirmasi, Sabtu(27/3) membenarkan adanya salah seorang pegawai yang terkonfirmasi Covid 19. Namun, selain merahasiakan identitas korban dia dengan tegas membantah kalau Satgas Covid 19 belum ada mengambil langkah penanganan.
“Kita sudah tangani dan saat ini korban sudah dirawat di rumah sakit dan informasi terakhir kondisinya sudah mulai membaik”, ujar Naek.
Naek juga mengakui jika pasca seorang ASN DPMPTSP terkonfirmasi Covid 19, sejumlah pegawai melakukan test kesehatan rapid antigen dan swab secara mandiri, dan pelayanan kantor tetap berjalan dengan pengaturan khusus untuk sementara.
Kepala Dinas Kesehatan Pemko Pematangsiantar, Ronald Saragih yang dikonfirmasi via telepon ,mengaku sedang mengikuti ibadah dan tidak menanggapi.
Begitu juga Daniel Siregar yang selama ini diketahui juru bicara Satgas Covid 19 saat dikonfirmasi via pwhats app (WA), tidak bersedia memberikan jawaban karena mengaku tidak lagi juru bicara.(Renaldo Sihombing)
x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x





