matabangsa.com – Medan : Babinsa Koramil 0201-06/MS, Sertu M. Yusuf, mengadakan diskusi dengan warga Lingkungan III, Kelurahan Cinta Damai, Bapak Rudianto Sibarani dan Bapak ASN Kecamatan Medan Helvetia, mengenai keamanan dan kenyamanan warga di lingkungan mereka. Fokus utama pembicaraan ini adalah maraknya aksi geng motor yang sangat meresahkan masyarakat, kemarin.
Dalam diskusi tersebut, Sertu M. Yusuf menyoroti seringnya terjadi tawuran dan aksi geng motor yang mengganggu ketenangan warga. “Saat ini, sering terjadi pemuda berkumpul secara bergerombolan dan menggeber motor, menimbulkan suara yang sangat tidak nyaman didengar,” ujar Sertu M. Yusuf.
Babinsa bersama kepling setempat, mengupayakan berbagai cara untuk mengatasi permasalahan ini. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak memberikan peluang bagi para anak muda untuk melakukan kegiatan yang meresahkan tersebut.
Dalam sosial media, sering muncul pepatah “kejahatan terjadi bukan karena ada niat, tetapi karena ada kesempatan”. Sertu M. Yusuf menegaskan bahwa warga harus bekerja sama dengan kepling, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk melakukan pencegahan dini terhadap aksi-aksi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.
Babinsa dan Babinkamtibmas menambahkan bahwa demi kenyamanan warga, setiap kepling disarankan untuk menghidupkan kembali pos ronda dan mengaktifkan poskamling di setiap lingkungan. “Kita harus bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan warga,” kata Sertu M. Yusuf.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Rudianto Sibarani mengungkapkan kekhawatirannya terhadap maraknya aksi geng motor. “Kita merasa sangat terganggu dengan aksi-aksi pemuda yang tidak bertanggung jawab. Suara bising dari motor yang digeber-geber sangat meresahkan,” keluhnya.
Bapak ASN Kecamatan Medan Helvetia juga menambahkan bahwa peran aktif masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga ketertiban lingkungan. “Kami akan terus mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh Babinsa dan Babinkamtibmas untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Sertu M. Yusuf juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang baik antara warga dengan pihak keamanan. “Jika ada hal-hal yang mencurigakan atau tindakan yang meresahkan, segera laporkan kepada kami. Kami siap membantu,” tegasnya.
Selanjutnya, Babinsa bersama kepling dan warga merencanakan beberapa langkah konkret untuk meningkatkan keamanan lingkungan, termasuk patroli rutin dan penyuluhan kepada para pemuda tentang bahaya dan dampak negatif dari aksi geng motor.
Sertu M. Yusuf menekankan bahwa upaya menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab pihak keamanan, tetapi juga seluruh warga. “Mari kita semua berperan aktif dalam menjaga lingkungan kita. Keamanan dan kenyamanan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, Sertu M. Yusuf mengajak warga untuk mengaktifkan kembali pos ronda. “Pos ronda sangat penting untuk mencegah aksi-aksi kriminalitas dan gangguan keamanan lainnya. Dengan adanya pos ronda, kita dapat memantau kegiatan di lingkungan secara lebih efektif,” kata Sertu M. Yusuf.
Bapak Rudianto Sibarani dan Bapak ASN Kecamatan Medan Helvetia sepakat untuk segera mengkoordinasikan warga agar pos ronda dapat segera diaktifkan kembali. “Kami siap mendukung dan ikut serta dalam patroli malam demi keamanan lingkungan,” kata Bapak Rudianto Sibarani.
Diskusi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan. Sertu M. Yusuf berharap, dengan kerjasama yang baik antara warga dan pihak keamanan, masalah aksi geng motor dapat segera teratasi dan lingkungan menjadi lebih aman dan nyaman. “Mari kita wujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi kita semua,” tutup Sertu M. Yusuf.






