Babinsa Koramil 14/PB Serda Roy Ferdinand Sihotang Dampingi Mediasi Sengketa Lahan di Desa Lama

Hankam31 Dilihat

matabangsa.com – Pancur Batu: Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam mediasi sengketa lahan di wilayah binaannya, Babinsa Koramil 14/PB, Serda Roy Ferdinand Sihotang, mendampingi mediasi sengketa lahan yang berada di Jln Jamin Ginting Dusun VII Desa Lama, Kecamatan Pancur Batu. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam proses mediasi yang melibatkan pihak-pihak bersengketa, Jumat 12 Juli 2024.

Babinsa Desa Lama menyatakan bahwa permasalahan sengketa lahan sering terjadi di wilayahnya dan sangat rentan menimbulkan perselisihan yang dapat berujung pada keributan, baik antar kelompok maupun perorangan. “Mediasi sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Serda Roy Ferdinand Sihotang menjelaskan bahwa mediasi diperlukan untuk menyelesaikan sengketa lahan dengan difasilitasi oleh perangkat desa. “Seperti yang terjadi saat ini, saya hadir bersama Bhabinkamtibmas untuk mendampingi perangkat desa dalam mediasi antara warga yang bersengketa,” tambahnya.

Permasalahan sengketa lahan ini melibatkan batas tanah milik PTKI yang disewa oleh kedua belah pihak yang bersikukuh dengan klaim masing-masing. Untuk meredam perselisihan, Babinsa turun langsung membantu menyelesaikan permasalahan dengan cara mediasi.

Mediasi ini juga dihadiri oleh pihak dari Kantor Desa Lama, Bhabinkamtibmas, dan kedua belah pihak yang bersengketa. “Kami berharap mediasi ini dapat memberikan solusi yang damai bagi semua pihak,” kata Serda Roy Ferdinand Sihotang.

Setelah dilakukan mediasi yang panjang, akhirnya diambil kesepakatan untuk melakukan mediasi lanjutan dengan agenda pengecekan ulang batas-batas patok tanah. “Kami akan melakukan pengecekan ulang batas tanah untuk memastikan keabsahan klaim masing-masing pihak,” jelas Serda Roy Ferdinand Sihotang.

Perangkat Desa Lama mengucapkan terima kasih kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang telah mendampingi warga dalam mediasi ini. “Terima kasih kepada Babinsa yang telah membantu sehingga permasalahan bisa terselesaikan dengan damai,” ungkap salah satu perangkat desa.

Warga yang bersengketa juga mengapresiasi peran Babinsa dalam mediasi ini. “Kami berterima kasih atas pendampingan Babinsa yang membantu kami menyelesaikan sengketa dengan cara damai,” kata salah satu warga yang bersengketa.

Komandan Koramil 14/PB, Kapten Inf Rahimin, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaan. “Kegiatan mediasi ini sangat penting untuk mencegah terjadinya konflik yang lebih besar,” ujarnya.

Dengan adanya mediasi yang difasilitasi oleh Babinsa dan perangkat desa, diharapkan sengketa lahan dapat diselesaikan dengan damai dan tidak menimbulkan keributan. “Kami akan terus mendukung upaya-upaya penyelesaian sengketa secara damai di wilayah kami,” tutup Kapten Inf Rahimin.

Kegiatan mediasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menyelesaikan sengketa lahan dengan cara yang damai dan terkoordinasi. “Sinergi antara TNI, perangkat desa, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tutup Serda Roy Ferdinand Sihotang.(das)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *