Dapur Berhenti, Berkas Berlari: 45 SPPG Sumatera Utara Masuk Daftar Suspend
Jakarta — Untuk sementara, sebagian dapur SPPG di Sumatera Utara mungkin harus mengurangi aktivitas memasak. Tetapi jangan khawatir, aktivitas administrasinya justru berpotensi meningkat.
Badan Gizi Nasional mengeluarkan Surat Pemberhentian Operasional Sementara Nomor 3758/D.TWS/08/2026 pada 24 Agustus 2026. Surat itu menyatakan bahwa SPPG yang tercantum dalam lampiran tidak memiliki Surat Penetapan Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang sah. Karena itu, hak operasionalnya dihentikan sementara maksimal 10 hari kalender.
Untuk Sumatera Utara, lampiran mencatat 45 SPPG, mulai nomor 21 sampai nomor 65.
Berikut daftar lengkapnya sesuai lokasi yang tertulis dalam surat:
Asahan
SPPG Asahan Buntu Pane Mekar Sari — Kepala: Rizki Alfian Sinaga.
Batu Bara
SPPG Batu Bara Air Putih Indrapura 2 — Angeli Hawa Rani.
SPPG Batu Bara Lima Puluh Lima Puluh Kota — Amar Hara Chaniago.
Deli Serdang
Gunung Meriah Pekan Gunung Mariah — Eko Prasetyo.
Pancur Batu Gunung Tinggi — Jakari Valentino Sembiring.
Pancur Batu Tuntungan II 1 — Eben Haezer Ginting.
Percut Sei Tuan Sei Rotan 5 — Syarkawi.
Sunggal Lalang 1 — Yopi Pratama Ginting.
Humbang Hasundutan
Parlilitan Sihotang Hasugian Dolok II — Kevin Hesekiel Malau.
Karo
Mardingding Mardingding — Jusak Kencana Sinuraya.
Kota Gunungsitoli
Gunungsitoli AloOa Iraonolase — **OOzatulo Zendrato**.
Kota Medan
Medan Belawan Belawan Bahari — Obi Ngadi Manik.
Medan Denai Binjai 8 — David Alexander Pardede.
Medan Denai Binjai 2 — Andriko Nuwari Asisi.
Medan Denai Tegal S Mandala III 2 — Hapif Priangga Nasmita.
Medan Johor Kedai Durian — Muhammad Zuhdi Nasution.
Medan Labuhan Martubung 2 — Christian Dwinata Situmorang.
Medan Perjuangan Sidorame Timur — Fachri Yusuf.
Medan Petisah Sei Putih Timur II — Rizki.
Medan Petisah Sei Sikambing D 3 — Peter Howard Robiensen.
Medan Selayang P Bulan Selayang II — Candra Hidayat Nazara.
Medan Sunggal Sei Sikambing B 4 — Cakradu Natalta Sembiring.
Medan Sunggal Tanjung Rejo 5 — Ade Asnawi Siregar.
Medan Tembung Bandar Selamat 2 — Karunia Sadarius Gea.
Kota Sibolga
Sibolga Selatan Aek Parombunan 2 — Abri Ady Tri Putra Bungsu.
Kota Tebing Tinggi
Padang Hulu Lubuk Baru 2 — Ezra Siburian.
Labuhanbatu
Panai Tengah Labuhan Bilik — Mansur Siregar.
Langkat
Babalan Teluk Meku — Muhammad Fathur Rahman Zailani.
Stabat Sidomulyo 1 — Aji Hernawan.
Mandailing Natal
Panyabungan Selatan Tano Bato — Patli Puadi.
Nias
Gido Tulumbaho Salo`O — Dominus Buala Ronaldi Wehalo.
Nias Barat
Lahomi Onolimbu — Yusminar S Dakhi.
Mandrehe Barat Fadorosifulubanua — Firman Zebua.
Nias Selatan
Hibala Eho — Darman Ndruru.
Lahusa Bawolato — Adilman Putra Baene.
Lahusa Hiliorudua — Adiarman Laia.
Maniamolo Eho Hilisimaetano — Andiliskan Dakhi.
Mazino Hilizalo`Otano — Pitra Sang Kristus Maduwu.
Teluk Dalam Bawolowalani — Firman Zamili.
Ulususua Orahili Fondrako — Kornelius Zebua.
Simalungun
Dolok Batu Nanggar Kahean — Pikirson Teguh Krisna Situmorang.
Siantar Sejahtera — Frans Daniel Nababan.
Tapanuli Utara
Pangaribuan Lumban Siregar — Tulus Simamora.
Toba
Ajibata Pardamean Ajibata — Victor Gregorius Nadapdap.
Sigumpar Situa-Tua — Josua Jonathan Siahaan.
Jadi, siapa yang sebenarnya sedang bekerja?
Kalau dilihat dari dapurnya, operasional memang berhenti sementara. Tetapi dari sisi administrasi, pekerjaan justru belum selesai.
SPPG harus mengurus dokumen KPM yang sah, menyelesaikan kewajiban pembayaran VA untuk periode sebelumnya, lalu menyerahkan dokumen tersebut untuk diverifikasi. Jika semua beres, status pemberhentian dapat dicabut. Kalau tidak, sanksi bisa naik otomatis.
Maka ada satu kesimpulan sederhana: dalam MBG, piring harus terisi, tetapi berkas juga jangan sampai kosong.
Sebab dapur bisa dinyalakan kembali setelah administrasi dibereskan. Tetapi kalau dokumennya belum lengkap, kompor paling canggih sekalipun rupanya belum cukup untuk membuat operasional kembali berjalan.
Dan begitulah, untuk sementara waktu, dapur boleh dingin—asal berkasnya segera panas.(***)






