MataBangsa-Asahan: Setelah melakukan pencarian selama 3 hari, akhirnya tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah Rizal (32) nelayan warga Dusun XI Desa Silo Baru Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan yang hanyut di perairan Silo Baru Asahan Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (22/8/2020).
Kepala Kantor Basarnas Tanjungbalai-Asahan, Sukroadi Sastra Wijaya saat ditemui matabangsa.com mengatakan dengan ditemukannya korban pada pukul 12.00 WIB pada radius 12 NM dari titik awal korban dilaporkan jatuh tenggelam dan dalam kondisi sudah meninggal dunia terapung di laut.
“Korban pertama sekali dilihat oleh rombongan kapal yang ditumpangi Kepala Desa Silo Baru beserta masyarakat yang ikut melakukan pencarian, selanjutnya Kepala Desa langsung menghubungi pihak Tim SAR, kemudian Tim SAR langsung menuju ke lokasi dan langsung mengevakuasi korban dari laut ke darat melalui dermaga TPI Desa Asahan Mati. Atas permintaan pihak keluarga selanjutnya korban dibawa dan diserahterimakan kepada pihak keluarga di rumah duka,” ungkapnya.
“Korban hilang saat hendak melaut bersama rekannya Wagino (37) dengan menggunakan Kapal motor kecil dengan panjang 3,5 M dan lebar 80 cm serta menggunakan mesin robin” jelas Kepala Basarnas.
Lebih lanjut Sukroadi menjelaskan, setelah menemukan jenazah korban, tim Basarnas gabungan langsung melakukan evakuasi jenazah korban melalui dermaga TPI dan langsung dibawa kerumah duka untuk dilakukan pemakaman.
“Jenazah korban telah kita serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di TPU terdekat” ujarnya.
Di tempat terpisah Kepala Desa Silo Baru, Ahmad Sofyan menyebutkan terima kasih kepada tim Basarnas gabungan yang telah membantu pencarian jenazah warganya.
“Alhamdulillah berkat doa dan kerja keras Tim Basarnas gabungan akhirnya jenazah Rizal berhasil ditemukan. Agar hal ini tidak terulang kembali saya menyarankan kepada para nelayan yang hendak melaut hendaknya menggunakan baju pelampung mengingat perkiraan dari BMKG bahwa cuaca saat ini tidak menentu” ujar Kades Desa Silo Baru.(Darma)





