Dua Kandidat Muncul, Perebutan Kursi Ketua Kwarcab Pramuka Kota Medan Menghangat

Medan, Sumut150 Dilihat

matabangsa.com – Medan : Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Medan bersiap melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) pada 29 November 2025. Menjelang pelaksanaan, dinamika pemilihan ketua semakin memanas dengan munculnya dua nama kandidat.

Dua tokoh yang digadang-gadang maju sebagai calon Ketua Kwarcab Medan adalah Ridho Nasution dan Budi Damanik. Keduanya berasal dari latar belakang yang berbeda, sehingga menciptakan persaingan menarik menjelang pemilihan.

Pengurus Saka Bhayangkara Polrestabes Medan periode 1996–1998, Arief Tampubolon, menyebut Muscab tahun ini layak untuk disimak. Menurutnya, peta dukungan di tingkat kecamatan membuat persaingan berlangsung semakin ketat.

Ridho Nasution disebut memiliki peluang kuat. Berstatus sebagai PNS lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan pejabat eselon III Pemko Medan, Ridho diyakini mendapat dukungan besar dari jajaran camat yang juga berlatar belakang IPDN.

Arief menilai intervensi dari pejabat Pemko Medan dapat memengaruhi pilihan para Ketua Kwartir Ranting (Kwaran). Ia juga menyebut adanya pergerakan seorang petinggi Pemko Medan, yang dikabarkan aktif melakukan pendekatan kepada para camat.

Meski begitu, Arief optimistis Budi Damanik tidak akan tinggal diam. Sebagai kader Partai Gerindra dan sosok yang lama berkecimpung di Gerakan Pramuka Sumut, Budi memiliki basis organisasi yang kuat untuk menantang Ridho.

Budi Damanik saat ini juga masuk dalam kepengurusan Kwarda Sumut di bawah kepemimpinan Dikky Anugerah Panjaitan. Posisi ini disebut memberi nilai tambah baginya dalam menghadapi kontestasi Muscab.

Arief berharap para Ketua Kwaran di 21 kecamatan Kota Medan tidak terpengaruh tekanan politik maupun birokrasi. Ia menilai integritas para pemegang suara harus menjadi fondasi dalam menentukan pemimpin baru Gerakan Pramuka Kota Medan.

Ia juga meminta Wali Kota Medan, Rico Waas, menjaga netralitas Pemko Medan. Menurutnya, Gerakan Pramuka merupakan wadah pembentukan karakter generasi muda dan tidak boleh ternodai oleh kepentingan politik atau intervensi kekuasaan.(***)

Tags: #PramukaMedan, #MuscabPramuka, #KwarcabMedan, #RidhoNasution, #BudiDamanik, #PemkoMedan, #Gerindra, #IPDN, #BeritaMedan,

Foto: Arief Tampubolon saat memberikan keterangan terkait dinamika pemilihan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *