Gubernur Andra Soni Buka Festival Santri Lebak 2025, Tegaskan Penguatan SDM Menuju Indonesia Emas

Banten71 Dilihat

matabangsa.com – Kota Serang | Gubernur Banten Andra Soni secara resmi membuka Festival Santri Kabupaten Lebak Tahun 2025 di Alun-alun Rangkasbitung, Senin (24/11/2025) malam. Acara ini menjadi puncak peringatan Hari Santri 2025 sekaligus momentum strategis penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan santri dari berbagai pondok pesantren.

Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa festival tersebut bukan hanya ajang seremonial, tetapi bagian dari gerakan besar pemberdayaan komunitas santri. Ia menilai santri memiliki peran penting dalam membentuk karakter bangsa yang berakhlak dan berdaya saing tinggi. Melalui kegiatan ini, santri diharapkan mampu menunjukkan inovasi, kreativitas, dan talenta keagamaan.

Menurut Andra, peningkatan kualitas SDM santri merupakan langkah strategis mendukung visi Indonesia Emas 2045. Ia menekankan bahwa generasi muda harus dipersiapkan secara matang menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks. “Festival Santri pasti bermanfaat, terutama dalam rangka meningkatkan kualitas SDM,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya menjaga tradisi masyarakat Lebak yang dikenal rukun dan tangguh. Festival Santri dinilai mampu mempertahankan nilai-nilai lokal sekaligus memperkuat keharmonisan sosial. Hal ini menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika pembangunan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Andra Soni menegaskan komitmennya untuk terus membangun Provinsi Banten dengan kinerja terbaik. Ia menegaskan bahwa harmonisasi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota merupakan kunci keberhasilan pembangunan. Menurutnya, komunikasi yang baik antar kepala daerah harus terus dijaga demi kepentingan masyarakat.

Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya turut mengajak santri mengambil peran aktif dalam pembangunan nasional. Ia menilai kontribusi santri sangat dibutuhkan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. “Santri harus ikut mengawal cita-cita Indonesia Emas 2045,” tegas Hasbi.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Festival Santri Kabupaten Lebak 2025, K.H. Ahdi Dzikri, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober. Ia menuturkan festival diisi kompetisi keagamaan dan kesenian Islam untuk menumbuhkan kreativitas santri.

Berbagai lomba yang digelar antara lain hadroh, marawis, fahmil kutub atau cerdas cermat kitab kuning, serta lomba tartil Al-Qur’an tingkat Sekolah Dasar. Seluruh perlombaan mendapat antusias tinggi dari peserta. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus regenerasi talenta keagamaan.

Festival Santri Kabupaten Lebak 2025 dipastikan menjadi agenda penting dalam membangun karakter dan kompetensi santri Banten. Pemerintah berharap kegiatan ini terus berlanjut sebagai bentuk apresiasi sekaligus pengembangan potensi generasi muda pesantren.(***)

Foto: Gubernur Banten Andra Soni bersama para santri membuka Festival Santri Kabupaten Lebak 2025 di Alun-alun Rangkasbitung, Senin malam (24/11/2025).

Tags: #FestivalSantri2025, #Lebak, #Banten, #AndraSoni, #HariSantri, #IndonesiaEmas2045, #SantriBerdaya, #PemerintahBanten, #PemberdayaanSDM,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *