Hadapi Ancaman Cuaca Ekstrem, Pemprov Banten Perkuat Mitigasi dengan 450 Personel Siaga

Banten, Nasional63 Dilihat

matabangsa.com – Kota Serang | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi mengerahkan 450 personel gabungan dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi. Apel pengukuhan pasukan dipimpin langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni di Lapangan BPBD Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (24/11/2025).

Kesiapsiagaan ini merupakan tindak lanjut dari peringatan BMKG tentang peningkatan potensi hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Banten. Instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada pemerintah daerah tentang kewaspadaan banjir dan longsor semakin memperkuat langkah mitigasi ini.

Dalam amanatnya, Gubernur Andra Soni menekankan bahwa kesiapan seluruh komponen masyarakat dan pemerintah sangat penting. Ia menegaskan bahwa bencana tidak bisa diprediksi, sehingga kesiapan sistem dan personel menjadi kunci dalam meminimalkan risiko. “Kita tidak berharap bencana datang, tetapi kita harus siap,” katanya.

Gubernur juga meninjau kondisi peralatan penanggulangan bencana milik BPBD. Ia menyebut peremajaan peralatan merupakan kebutuhan mendesak, terutama mengingat kondisi geografis Banten yang kompleks. Menurutnya, setiap alat harus dipastikan berfungsi baik saat dibutuhkan.

Instruksi langsung disampaikan kepada Sekda Banten Deden Apriandhi dan Kalak BPBD Lutfi Mujahidin untuk segera menginventarisasi peralatan yang perlu perbaikan atau pembaruan. “Peralatan harus siap agar pelayanan kebencanaan berlangsung optimal,” tegas Andra.

Kalak BPBD Banten, Lutfi Mujahidin, menjelaskan bahwa personel yang dikerahkan berasal dari TNI, Polri, relawan sosial, dan berbagai instansi pemerintahan. Kolaborasi ini penting untuk memastikan respons cepat saat terjadi keadaan darurat, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.

Berdasarkan pemetaan BPBD, ratusan titik rawan tersebar di seluruh Banten. Wilayah selatan memiliki potensi longsor tinggi, sementara daerah Tangerang Raya hingga Pandeglang rawan banjir. Lutfi memastikan seluruh peralatan telah dicek untuk memastikan kesiapan operasional.

Selain penguatan di tingkat pemerintah, Lutfi mengingatkan masyarakat di daerah rawan untuk meningkatkan kesiapsiagaan mandiri. Pemahaman jalur evakuasi, penyimpanan dokumen penting, dan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca menjadi bagian dari edukasi kebencanaan.

BPBD Banten sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas penanggulangan bencana terus meningkatkan koordinasi dan pelayanan. Dengan sinergi seluruh pihak, Pemprov Banten optimistis mampu meminimalkan risiko dan mempercepat penanganan bencana jika terjadi.(***)

Foto: Petugas BPBD Banten mengikuti Apel Siaga Bencana yang dipimpin Gubernur Andra Soni di Kota Serang, Senin (24/11/2025).

Tags: #SiagaBencanaBanten, #BPBDBanten, #MitigasiCuacaEkstrem, #AndraSoni, #BMKG, #Hidrometeorologi, #PenanggulanganBencana, #TanggapDarurat, #Banten,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *