INDOMOBIL Expo Medan 2026: Ketika Mobil Listrik Mulai Serius Mengajak Medan Beralih
MEDAN — Kalau dulu pembicaraan soal mobil listrik di Medan sering berakhir pada pertanyaan klasik, “Casnya di mana?”, kini pertanyaan itu perlahan mulai punya jawaban. Infrastruktur pengisian daya tumbuh, pilihan kendaraan makin banyak, dan industri otomotif pun semakin agresif membawa teknologi elektrifikasi ke kota ini.
Momentum tersebut terlihat dalam INDOMOBIL Expo Medan 2026 yang berlangsung di Laguna Atrium, DeliPark Mall Medan, 18–23 Agustus 2026. Mengusung konsep “EVperience”, pameran ini bukan sekadar ajang memajang mobil mengilap di bawah lampu mal, tetapi juga menjadi panggung untuk memperkenalkan ekosistem kendaraan listrik kepada masyarakat Sumatera Utara.
Dan yang menarik, kali ini Medan tidak cuma kebagian menjadi penonton.
Untuk pertama kalinya di Medan, Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor ikut diperkenalkan kepada publik. Artinya, pilihan kendaraan listrik di kota ini semakin ramai. Kalau dulu calon pembeli harus memilih antara beberapa model, kini pilihannya mulai membuat brosur otomotif terasa seperti menu restoran—tinggal menyesuaikan selera dan isi dompet.
SPKLU Mulai Mengejar Pertumbuhan EV
Pertumbuhan kendaraan listrik tentu tidak bisa hanya mengandalkan slogan ramah lingkungan. Sebab, sebagus apa pun mobil listrik, pemiliknya tetap akan bertanya satu hal: baterainya diisi di mana?
Di sinilah kesiapan infrastruktur menjadi faktor penting.
Hingga Maret 2026, PLN UID Sumatera Utara telah menyediakan 113 unit SPKLU yang tersebar di 91 lokasi, baik di jalur tol maupun non-tol.
Angka tersebut menjadi salah satu fondasi penting bagi perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Utara. Setidaknya, perjalanan menggunakan mobil listrik tidak lagi identik dengan ekspresi wajah pemilik kendaraan yang mulai menghitung sisa baterai sambil mencari colokan.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, mengatakan PLN terus mendukung kesiapan infrastruktur pengisian daya seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan listrik.
“PLN melihat perkembangan kendaraan listrik di Sumatera Utara sebagai bagian penting dari perjalanan menuju ekosistem transportasi yang semakin ramah lingkungan,” ujar Rizky.
Menurutnya, kolaborasi antara penyedia infrastruktur, industri otomotif dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik.
Pesannya sederhana: mobilnya boleh makin canggih, tetapi ekosistemnya juga harus ikut naik kelas.
Medan Jadi Etalase Baru Kendaraan Listrik
Bagi INDOMOBIL Group, Medan memiliki posisi strategis dalam pertumbuhan kendaraan listrik di Pulau Sumatera.
CEO INDOMOBIL Dealership Group, Santiko Wardoyo, mengatakan momentum kemerdekaan menjadi kesempatan untuk membawa semangat kemajuan dan inovasi ke dalam perkembangan mobilitas di Indonesia.
“Medan memiliki potensi besar sebagai salah satu pusat pertumbuhan kendaraan listrik di Sumatera,” kata Santiko.
Karena itu, konsep EVperience tidak hanya menawarkan kesempatan kepada pengunjung untuk melihat kendaraan listrik dari dekat. Mereka juga dapat melakukan test drive dan test ride, sekaligus mendapatkan informasi mengenai teknologi baterai, pengisian daya, pembiayaan, biaya kepemilikan hingga layanan purna jual.
Dengan kata lain, pengunjung tidak hanya diajak “lihat-lihat dulu”, tetapi juga dipersilakan mencoba. Karena untuk kendaraan listrik, terkadang teori memang kalah meyakinkan dibanding sekali menginjak pedal akselerator.
Leapmotor, Changan hingga eMotor Meramaikan Medan
Salah satu magnet utama pameran ini adalah debut Leapmotor di Medan.
Brand yang merupakan bagian dari kolaborasi global antara Stellantis dan PT Indomobil National Distributor tersebut membawa dua model, yakni Leapmotor B10 dan C10.
Leapmotor B10 hadir sebagai smart SUV dengan kombinasi teknologi, fitur pintar, kenyamanan dan karakter berkendara modern. Sementara C10 diposisikan sebagai Global Family SUV yang menawarkan ruang kabin, kenyamanan dan teknologi untuk kebutuhan keluarga.
Selain Leapmotor, Changan juga memperkenalkan NEVO Q05, sebuah urban SUV listrik yang menggabungkan teknologi elektrifikasi, ruang kabin lapang dan berbagai fitur modern.
Tidak mau kalah, kendaraan roda dua juga mendapat panggung melalui Indomobil eMotor yang menghadirkan dua model motor listrik.
Jadi, bagi masyarakat yang belum siap pindah dari kendaraan konvensional ke mobil listrik, setidaknya ada pilihan untuk mulai mengenal elektrifikasi dari kendaraan roda dua.
Pilihan Makin Banyak, Konsumen Makin Punya Kuasa
INDOMOBIL Expo Medan 2026 tidak berhenti pada tiga nama yang melakukan debut di Medan.
Berbagai kendaraan elektrifikasi dari ekosistem INDOMOBIL Group turut dipamerkan, antara lain Changan Deepal S05 dan NEVO Q05, Citroën eC3, GAC AION V dan AION UT, Leapmotor B10 dan C10, serta MAXUS MIFA 9.
Lini kendaraan tersebut menyasar kebutuhan yang beragam, mulai dari mobilitas perkotaan, kendaraan keluarga, SUV listrik hingga kendaraan premium.
Sementara Nissan Serena C28 turut melengkapi jajaran kendaraan yang hadir.
Di sisi lain, Indomobil 4U, IMFI dan Zeeda ikut memberikan dukungan berupa layanan dan solusi terkait kepemilikan kendaraan.
Di sinilah menariknya perkembangan pasar otomotif listrik. Persaingan tidak lagi sebatas siapa yang punya mesin paling bertenaga atau desain paling gagah. Sekarang pertanyaannya mulai melebar: siapa yang punya teknologi paling masuk akal, jaringan layanan yang siap, pembiayaan yang bersahabat dan tentu saja, ekosistem pengisian daya yang tidak membuat pemiliknya rajin berdoa.
Mobil Listrik Bukan Lagi Sekadar Barang Pajangan
Salah satu tantangan terbesar kendaraan listrik adalah mengubah persepsi masyarakat.
Banyak orang sudah mengetahui bahwa EV lebih senyap, memiliki respons akselerasi cepat dan tidak menggunakan mesin pembakaran internal. Tetapi mengetahui dari iklan tentu berbeda dengan merasakannya sendiri.
Karena itu, fasilitas test drive dan test ride menjadi bagian penting dari pameran.
Masyarakat bisa merasakan langsung respons kendaraan, kenyamanan kabin, teknologi yang ditawarkan serta karakter berkendara masing-masing model.
Pendekatan seperti ini penting karena transisi menuju kendaraan listrik bukan hanya perkara mengganti mobil bensin dengan mobil baterai. Ada perubahan kebiasaan di dalamnya.
Cara mengisi energi berbeda. Perencanaan perjalanan berbeda. Bahkan cara memahami biaya kepemilikan juga mulai berubah.
Santiko mengatakan pihaknya ingin masyarakat Medan tidak hanya mengenal kendaraan listrik melalui informasi yang mereka lihat atau dengar, tetapi juga merasakan langsung pengalaman berkendara.
“Kami ingin masyarakat Medan tidak hanya mengenal kendaraan listrik dari informasi yang mereka lihat atau dengar, tetapi juga merasakan langsung pengalaman berkendaranya,” ujarnya.
Dari Semangat Kemerdekaan ke Mobilitas Masa Depan
Pameran yang berlangsung di bulan kemerdekaan ini akhirnya membawa pesan yang cukup menarik.
Jika dulu kemerdekaan identik dengan perjuangan merebut kebebasan bergerak sebagai bangsa, kini semangat tersebut diterjemahkan ke dalam bentuk yang lebih modern: bagaimana masyarakat mendapatkan pilihan mobilitas yang lebih efisien, nyaman dan berkelanjutan.
Tentu perjalanan menuju era kendaraan listrik tidak akan selesai hanya karena satu pameran otomotif digelar.
Masih ada pekerjaan rumah: memperluas SPKLU, memperkuat layanan purna jual, memastikan ketersediaan suku cadang, meningkatkan literasi masyarakat dan membuat harga kendaraan listrik semakin kompetitif.
Sebab, masyarakat pada akhirnya tidak hanya membeli teknologi. Mereka membeli rasa aman bahwa kendaraan yang dipilih bisa digunakan hari ini, besok, dan beberapa tahun ke depan.
Dengan semakin banyaknya merek dan model yang masuk ke Medan, setidaknya satu hal mulai terlihat jelas: era kendaraan listrik tidak lagi sekadar wacana yang terdengar futuristis.
Ia sudah parkir di Medan.
Tinggal menunggu semakin banyak orang berani membuka pintu, duduk di balik kemudi, menginjak pedal, lalu menyadari bahwa masa depan otomotif ternyata tidak selalu harus berisik.
INDOMOBIL Expo Medan 2026 berlangsung 18–23 Agustus 2026 di Laguna Atrium, DeliPark Mall Medan. Masyarakat Medan dan sekitarnya dapat melihat langsung berbagai kendaraan elektrifikasi, mencoba sejumlah model melalui test drive maupun test ride, serta mengenal lebih jauh ekosistem kendaraan listrik yang tengah berkembang di Sumatera Utara.(***)







