Kadis Pendidikan Asahan Dorong Pembelajaran Sejarah Sejak Dini melalui Kunjungan Edukatif ke Museum Juang 45

Matabangsa.com – Asahan : Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Al Bakrib mendorong pengenalan sejarah dan penanaman nilai nasionalisme sejak usia dini melalui pembelajaran di luar kelas.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan edukatif siswa dan guru TK ABA 2 Kisaran ke Museum Gedung Juang 45 Asahan.

Kunjungan tersebut menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengenal sejarah perjuangan bangsa dan warisan budaya daerah secara langsung, di luar pembelajaran di ruang kelas.

Selama kegiatan, siswa diajak mengenal berbagai koleksi bersejarah di Museum Gedung Juang 45 Asahan serta menyimak penjelasan mengenai perjuangan para pahlawan di Kabupaten Asahan.

Melalui pengalaman tersebut, anak-anak diharapkan dapat memahami sejarah dengan cara yang lebih interaktif dan mudah diingat.

Kegiatan ini juga memperkenalkan kekayaan sejarah lokal kepada generasi muda sejak usia dini.

Kadis Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Al Bakri mengapresiasi TK ABA 2 Kisaran yang menjadikan museum sebagai salah satu tujuan pembelajaran edukatif bagi peserta didik.

Menurutnya, pembelajaran di luar kelas dapat memperkaya pengalaman belajar anak sekaligus memperluas wawasan mereka.

Kunjungan ke tempat bersejarah juga menjadi kesempatan untuk mengenalkan nilai nasionalisme, kecintaan terhadap tanah air, serta penghargaan terhadap jasa para pahlawan.

Pengenalan sejarah sejak dini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran anak tentang pentingnya menjaga warisan budaya dan menghargai perjuangan generasi terdahulu.

Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan bermakna.

Selain menambah pengetahuan, kegiatan tersebut diharapkan membantu membentuk karakter positif serta mempererat hubungan anak dengan sejarah dan lingkungan daerahnya.

Kunjungan TK ABA 2 Kisaran ke Museum Gedung Juang 45 Asahan menjadi salah satu bentuk pembelajaran di luar kelas untuk mendekatkan anak-anak dengan sejarah lokal sekaligus mengenalkan nilai perjuangan dan kecintaan terhadap tanah air sejak dini.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *