Medan – Pemerintah Kabupaten Nias Utara dibawah kepemimpinan Bupati Amizaro Waruwu dan Yusman Zega, kembali ikut berpartisipasi dalam Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke 50 Tahun 2026 dengan menghadirkan produk unggulan berupa Kerajinan Tangan dan Promosi Wisata berupa “Pesona Nias Utara.
Pontianus Harefa petugas Paviliun mengatakan bahwa, kehadiran Pemkab Nias Utara di salah satu pameran terbesar di Medan ini, merupakan momentum untuk memperkenalkan hasil kerajinan tangan masyarakat Nias Utara, serta memperkuat promosi pariwisata, budaya setempat .
“Kita memperkenalkan kepada masyarakat berupa kerajinan tangan berupa tas manik manik, seperti tas tangan, tas tempat sirih dan kerajinan tangan lainnya serta ada juga bahan bahan pakaian berornamen Nias Utara. Sementara harga yang ditawarkan mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu,” jelas Harefa, Selasa Malam (14/7/2026).
Melalui Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 ini, pihaknya juga ingin memperlihatkan bahwa Nias Utara juga memiliki kekayaan budaya hal itu seperti rumah adat, alat alat musik tradisional, pakaian adat masyarakat Nias Utara yang turut dipamerkan di Paviliun tersebut.
Pontianus juga mengajak pengunjung untuk mengenal lebih dekat pesona alam Nias Utara yang memiliki keindahan alam dengan berbagai potensi wisata yang menjadi tujuan menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Adapun tempat wisata yang ditawarkan seperti Pantai Pasir Putih di Desa Lauru Fadoro Kecamatan Afulu dan pantai lainnya seperti Pantai Tureloto, Saiti Mega Resort, Lafau Indah, Turedowi, Sawakete, Turedawola dan Pantai Laosi Laosi. Selain itu juga ada Danau Megoto, Air Terjun Luahandroi, Mangrove Teluk Siabang dan Rumah Adat Tradisional.
Sementara itu, untuk menuju destinasi wisata di daerah Kabupaten Nias Utara, Pontianus mengatakan, wisatawan dapat melalui beberapa akses diantaranya yaitu akses udara dengan pesawat melalui Bandara Binaka (Kota Gunungsitoli) dan dilanjutkan dengan akses darat menggunakan kendaraan bermotor. Akses lainnya juga dapat melalui laut dengan berlabuh di Pelabuhan Lahewa, akses ini juga dapat dilalui dengan kapal kecil saja.
Pontianus berharap berharap partisipasi Pemkab Nias Utara di PRSU 2026 dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Nias Utara memperluas peluang investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta menguatkan posisi produk-produk UMKM Nias Utara
“Kami akan terus mendorong promosi budaya dan pariwisata Nias Utara secara berkelanjutan melalui berbagai ajang promosi,” tutupnya.(***)







