Tojo Una-Una – Perkumpulan Kelompok Konservasi Teripang Touna menginisiasi proyek “Pengelolaan Perikanan Skala Kecil dengan Penerapan Sistem Terbuka-Tertutup untuk Area Penangkapan Teripang di Pulau Taupan, Desa Kulingkinari” sebagai upaya menjaga keberlanjutan sumber daya teripang sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Inisiatif ini mendapat dukungan dari **Play for Nature**, sebuah lembaga internasional yang berfokus pada konservasi keanekaragaman hayati melalui pendekatan yang mengintegrasikan perlindungan ekosistem dengan pemberdayaan masyarakat lokal. Play for Nature dikenal mendukung berbagai program konservasi berbasis penelitian, edukasi, dan kolaborasi masyarakat untuk menjaga spesies serta habitat alaminya.
Proyek ini berangkat dari hasil wawancara dengan masyarakat Desa Kulingkinari yang menunjukkan adanya penurunan populasi teripang, khususnya spesies *Holothuria scabra*. Nelayan mengungkapkan bahwa teripang dewasa dengan ukuran lebih dari 25 sentimeter kini semakin sulit ditemukan di wilayah pesisir. Kondisi tersebut diduga merupakan dampak dari aktivitas penangkapan yang berlangsung secara terus-menerus tanpa mekanisme pengelolaan yang memadai.
Menurunnya populasi teripang tidak hanya mengancam keseimbangan ekosistem pesisir, tetapi juga berdampak langsung terhadap mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada hasil perikanan skala kecil. Karena itu, diperlukan pendekatan pengelolaan yang mampu menjaga keberlanjutan sumber daya sekaligus mempertahankan produktivitas ekonomi masyarakat.
Sebagai solusi, proyek ini akan menerapkan **sistem area penangkapan terbuka-tertutup (open-close fishing system)**. Melalui mekanisme ini, kawasan penangkapan akan dibuka dan ditutup secara bergantian dalam periode tertentu sehingga populasi teripang memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang biak, dan pulih secara alami sebelum kembali dimanfaatkan oleh nelayan.
Penerapan sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil tangkapan, menjaga keberlanjutan stok teripang, serta menciptakan pola pemanfaatan sumber daya laut yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Pelaksanaan proyek juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Kulingkinari melalui Surat Dukungan Nomor 140/44/DS-KK/VIII/2025. Dukungan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah desa untuk memfasilitasi pelaksanaan program sekaligus memastikan keberlanjutan pengelolaan setelah proyek berjalan.
Selain penerapan sistem pengelolaan kawasan, proyek akan melaksanakan berbagai kegiatan penyuluhan, sosialisasi, dan penyebaran informasi kepada masyarakat. Proses penyusunan aturan pengelolaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan kelompok nelayan, termasuk nelayan perempuan, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan kesepakatan masyarakat setempat.
Melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan mitra konservasi, Perkumpulan Kelompok Konservasi Teripang Touna berharap proyek ini dapat menjadi model pengelolaan perikanan skala kecil yang mampu menjaga kelestarian sumber daya laut sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.







