Puluhan Warga Dusun Pulo Sari Desa Durin Jangak Demo Lokasi Galian C Namorih

Matabangsa31 Dilihat

Matabangsa.comPancurbatu: Puluhan warga Dusun Pulau Sari Desa Durin Jangak Kecamatan Pancurbatu mendatangi lokasi galian C Desa Namorih Kecamatan Pancurbatu Jum’at (22/4/22) siang sekitar pukul 15.00 Wib.

Kedatangan puluhan warga menaiki mobil Pik-Up yang didominan ibu-ibu ini meminta agar pengusaha galian C yang diduga ileggal ini segera menghentikan aktivitas galian didalam sungai.

Menurut Ervina Boru Situmorang, akibat pengusaha mengorek pasir didalam sungai menggunakan alat berat beko, air menjadi keruh hingga mengalir ketempat usaha Pariwisata mereka di dusun Pulau Sari Desa Durin Jangak.

Ervina boru Situmorang menambahkan, mereka sudah sering melakukan protes dengan aktivitas galian C diduga ilegal yang mengali didalam sungai, namun tidak pernah ada respon dari pihak mana pun.

“Kami juga cari makan dari aliran sungai dengan aliran sungai, jadi kalau air setiap hari kotor, bagaimana ada orang mau datang ketempat wisata pulau sari,” ujar Ervina boru Situmorang yang diamini para ibu lainnya.

Amatan wartawan dilapangan, puluhan ibu-ibu warga dusun Pulau Sari Desa Durin Jangak Kecamatan Pancurbatu sempat mendatangi operator alat berat beko yang sedang melakukan penggalian pasir didalam sungai.

Puluhan ibu-ibu tersebut meminta agar operator alat berat beko menghentikan aktivitas penggalian didalam sungai.

Namun entah apa yang dibicarakan operator dengan salah seorang ibu-ibu, puluhan ibu-ibu lainnya meninggalkan lokasi galian C yang diduga ileggal tersebut.

Saat dikonfirmasi wartawan dilokasi galian C yang diduga ileggal tersebut, puluhan ibu-ibu yang melakukan aksi tersebut meminta agar aparat penegak hukum segera mengambil tindakan.

Sebab kata mereka, kalau aparat tidak segera bertindak, mereka akan kembali melakukan aksi dengan jumlah yang lebih banyak lagi.

Puluhan ibu-ibu tersebut juga menjelaskan, akibat keruhnya air dikarenakan pengerukan yang dilakukan pengusaha didalam sungai, tempat usaha wisata mereka jadi sepi, air juga tidak lagi bisa digunakan untuk mandi, minum dan mencuci pakaian.

Camat Pancurbatu Sandra Dewi SSTP ketika dikonfirmasi wartawan melalui selulernya Jum’at (22/4/22) siang terkait keberadaan galian C yang diduga ileggal dan melakukan pengerukan didalam sungai mengatakan, pihaknya akan segera menurunkan Tim untuk melakukan pengecekan.()

File Foto: Puluhan Warga Mendatangi Lokasi Galian C yang mengeruk sungai.(wisnu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *