Rico Waas Apresiasi Kepling Berintegritas, Minta Aparatur Jadi Tempat Warga Menaruh Harapan
MEDAN – Bekerja sebagai aparatur pemerintah rupanya tidak cukup hanya membuat atasan senang. Bagi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, ukuran pengabdian yang sesungguhnya justru terlihat ketika masyarakat merasakan manfaat pelayanan dan mampu menaruh harapan kepada pemerintah.
Pesan tersebut disampaikan Rico Waas saat memberikan Piagam Penghargaan kepada Eka Purnama Sari, Kepala Lingkungan (Kepling) Lingkungan 3, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, usai Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (1/10/2026).
Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas integritas dan semangat pengabdian Eka dalam melayani masyarakat.
Bagi Rico, penghargaan tersebut bukan sekadar selembar piagam yang selesai diberikan lalu disimpan dalam lemari. Lebih dari itu, apresiasi tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap aparatur yang berada di garis paling depan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Hari ini kami memberikan apresiasi. Pasti memberikan semangat kepada Kepling tersebut dari elemen yang paling depan, ujung tombak dari kepemerintahan ini,” ujar Rico Waas.
Menurutnya, Kepling merupakan salah satu ujung tombak pemerintahan. Mereka menjadi aparatur yang paling dekat dengan masyarakat sehingga sikap, kepedulian dan kinerja Kepling turut menentukan tingkat kepercayaan warga terhadap Pemerintah Kota Medan.
Namun, Rico menegaskan penghargaan tersebut tidak hanya ditujukan kepada Eka Purnama Sari.
Ia berharap apresiasi itu menjadi pemacu bagi seluruh jajaran Pemko Medan untuk berlomba menunjukkan integritas, kepedulian dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ini baru satu dari begitu banyak sebenarnya para rekan-rekan kerja kita di Pemerintahan Kota Medan yang memiliki integritas dan memiliki semangat dalam pengabdian,” jelasnya.
Di sisi lain, Rico mengakui evaluasi tetap diperlukan terhadap aparatur yang kinerjanya masih membutuhkan perbaikan.
Sebab, kalau yang bagus hanya satu kemudian yang lainnya sekadar ikut hadir, tentu pelayanan publik tidak akan berubah banyak. Pemerintahan bukan lomba mengumpulkan piagam, melainkan bagaimana warga benar-benar merasakan kehadiran pemerintah.
Jangan Cuma Kejar Nilai dari Atasan
Rico meminta seluruh jajaran Pemko Medan memahami visi dan misi pembangunan kota sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat.
Menurutnya, pengabdian harus lahir dari kesadaran pribadi, bukan semata-mata karena ingin mendapatkan penilaian baik dari pimpinan.
“Mari kita berlomba-lomba menunjukkan kinerja, bukan hanya kepada atasan,” tegas Rico.
Pesan itu sekaligus mengingatkan bahwa penilaian seorang aparatur tidak berhenti di meja pimpinan. Masyarakat yang setiap hari berhadapan dengan pelayanan pemerintah juga memiliki “rapor” sendiri.
Rico menjelaskan, pimpinan memang memiliki kewajiban melakukan evaluasi dan memastikan kinerja aparatur berjalan sesuai arah pembangunan. Namun, yang jauh lebih penting adalah bagaimana aparatur mampu membangun kepercayaan di tengah masyarakat.
“Tunjukkan kepada masyarakat bahwasanya masyarakat itu bisa bergantung, bisa menaruh harapannya kepada rekan-rekan Pemko Medan,” ujarnya.
Dengan demikian, aparatur diharapkan tidak hanya hadir ketika ada kegiatan resmi, tetapi juga mampu menjadi tempat masyarakat menyampaikan persoalan dan mencari solusi.
Pesan tersebut berlaku untuk seluruh jenjang pemerintahan di lingkungan Pemko Medan, mulai dari Kepling, lurah, camat hingga organisasi perangkat daerah (OPD).
“Apakah itu Kepling, Lurah, Camat, OPD, tunjukkanlah,” pungkas Rico.
Kalau masyarakat sudah percaya dan merasa pemerintah bisa diandalkan, mungkin itulah penghargaan paling mahal. Sebab piagam bisa dibingkai dan dipajang di dinding, sementara kepercayaan masyarakat harus dirawat setiap hari.
Pejabat Hadiri Upacara
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Di antaranya Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dan Dandim 0201/Medan Letkol Inf Fernando Batubara.
Hadir pula Pj Sekda Medan Erfin Fahrurrazi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar, para Staf Ahli, Asisten, pimpinan perangkat daerah, camat, lurah serta jajaran Pemko Medan.(***)






