Rico Waas Jamin Investasi di Medan Dipermudah, Ajak Investor India Perkuat Kerja Sama
MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor India yang ingin menanamkan modal di Kota Medan. Bahkan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan jaminan bahwa pemerintah kota siap mempermudah proses investasi sekaligus mendampingi investor agar rencana usaha tidak berhenti sebatas wacana di atas kertas.
Hal itu disampaikan Rico Waas saat menjadi pembicara dalam India-Sumatra Business Forum 2026 di Hotel Aryaduta Medan, Kamis (8/10/2026). Forum tersebut dihadiri Consul Jenderal India Ravi Shanker Goel bersama istrinya, Ruchi Goel, mewakili Gubernur Sumatera Utara, Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara Abu Kosim, President of Junior Chamber International Medan Alfian Linux, Head Operation ION Indonesia Haryo Kusuma Wibawa, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utara Melky Maydiroy Waas, serta sejumlah pengusaha Indonesia dan India.
Bagi Rico, forum bisnis seperti ini tidak boleh berhenti pada sesi foto bersama, pertukaran kartu nama dan diskusi yang kemudian kembali tersimpan di dalam map.
Ia berharap pertemuan antara dunia usaha Indonesia dan India dapat berlanjut menjadi kerja sama konkret, termasuk investasi yang benar-benar masuk dan beroperasi di Kota Medan.
“Kalau kami di wali kota ini, inginnya investasi datang kepada kami sebanyak-banyaknya,” kata Rico, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan Arrahmaan Pane serta Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan Hendra Ridho Gunawan Siregar.
Investor Jangan Takut Berurusan dengan Pemko
Rico menyebut salah satu peluang investasi yang tengah dijajaki adalah pembangunan rumah sakit oleh investor asal India di Medan.
Ia berharap rencana tersebut tidak berhenti pada tahap pembicaraan, tetapi dapat segera direalisasikan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat sektor pelayanan kesehatan di Kota Medan.
Untuk menarik investasi, menurut Rico, Pemko Medan terus mendorong perbaikan berbagai aspek, mulai dari infrastruktur, keamanan, kepastian investasi hingga kemudahan perizinan.
Ia menekankan bahwa proses perizinan harus dibuat sesederhana mungkin agar investor tidak menghabiskan energi hanya untuk berhadapan dengan meja administrasi.
“Pemerintah Kota Medan dan saya menjamin investasi di Kota Medan ini akan dipermudah dan kami akan membantu secara langsung agar nantinya investasinya bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Jaminan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa pemerintah daerah ingin mengambil posisi sebagai mitra investor, bukan sekadar pihak yang menunggu berkas masuk lalu menunggu berkas berikutnya.
Namun, kemudahan investasi tentu tetap membutuhkan kepastian aturan dan proses yang tertib. Sebab investor datang membawa modal, sementara pemerintah daerah membawa kewajiban memastikan kegiatan usaha berjalan sesuai ketentuan.
Medan Ingin Jadi Pintu Masuk Investor India
Rico menilai Medan memiliki potensi besar sebagai tujuan investasi. Dengan jumlah penduduk sekitar 2,5 juta jiwa dan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara, Medan memiliki pasar sekaligus peluang bisnis yang cukup besar.
Karena itu, forum bisnis Indonesia-India diharapkan menjadi momentum untuk memperluas hubungan ekonomi kedua pihak.
Tidak hanya membuka peluang investor India masuk ke Medan, Rico juga mendorong pelaku usaha lokal untuk melihat India sebagai pasar potensial.
Artinya, kerja sama tidak harus selalu satu arah. Jika investor India bisa membawa modal dan teknologi ke Medan, pelaku usaha Medan juga diharapkan mampu membawa produk lokal ke pasar India.
Rico pun menegaskan Pemko Medan terbuka bagi calon investor maupun pelaku usaha yang membutuhkan dukungan pemerintah.
Ia bahkan meminta investor tidak ragu berkomunikasi langsung dengan dirinya maupun organisasi perangkat daerah terkait.
“Jangan ragu untuk menghubungi saya, jangan ragu untuk menghubungi dinas-dinas saya. Mudah-mudahan kita akan membantunya dengan mudah,” kata Rico.
UMKM Juga Dibawa Masuk ke Pasar Digital
Dalam forum tersebut, Rico Waas juga menerima sertifikat penghargaan sebagai pembicara pada India-Sumatra Business Forum 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan President of Junior Chamber International Medan Alfian Linux atas kontribusi Rico dalam forum yang antara lain membahas pembukaan peluang ekspor-impor bagi pelaku UMKM melalui pasar digital.
Pesan yang dibawa cukup jelas: hubungan ekonomi Medan dan India tidak semestinya hanya berbicara mengenai investasi berskala besar.
Pelaku UMKM juga perlu mendapat ruang untuk ikut menikmati terbukanya hubungan dagang kedua wilayah.
Sebab pada akhirnya, ukuran keberhasilan sebuah forum bisnis bukan semata-mata berapa banyak kartu nama yang berpindah tangan, tetapi berapa banyak kerja sama yang benar-benar tumbuh setelah acara selesai.
Dan bagi Medan, tantangannya kini sederhana: bagaimana membuat investor datang, betah, lalu benar-benar menanamkan modal—bukan sekadar datang untuk menikmati kopi dan foto bersama.(***)






