Songsong HUT ke – 818, Pemkab Tulungagung Gelar Gerak Jalan Napak Tilas Ketandan-Bonorowo
Matabangsa.com – Tulungagung : Menyongsong peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke – 818, pemerintah daerah setempat menggelar gerak jalan napak tilas Ketandan-Bonorowo.
Menurut ketua panitia acara, Kadispora Kabupaten Tulungagung Achmad Mugiono, jika gerak jalan kreasi napak tilas Ketandan-Bonorowo diikuti oleh 134 peleton baik dari pelajar SMP, SMA, OPD (Organisasi Perangkat Daerah), dan peserta umum.
“Ada 134 peleton peserta yang berpartisipasi dalam gerak jalan kreasi napak tilas Ketandan-Bonorowo dalam rangka menyongsong hari jadi Kabupaten Tulungagung ke-818 ini,” katanya, Rabu ( 20/9/23).
Ditanya terkait pelaksanaan, Achmad Mugiono mengakui jika pelaksanaan gerak jalan kreasi napak tilas tahun ini digelar lebih awal, dan tidak seperti tahun sebelumnya.
“Tahun ini memang beda dalam pelaksanaannya. Karena jika berbicara perpindahan pemerintahan dari Ketandan (Kauman) ke Kabupaten Tulungagung (Pendapa), terjadi sebelum November. Jadi kita majukan sesuai budaya dan sejarah yang ada,” ungkapnya.
Masih menurut Mugiono, untuk rute yang dilewati yakni, start dari Taman Ketandan di Kecamatan Kauman, berjalan menuju ke Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, dengan jarak tempuh mencapai 5,8 kilometer.
“Dari Kauman menuju keutara, perempatan Cuiri ke timur melewati Pasar Ngemplak, sampai di perempatan SMP Plandaan ke selatan terus ke pendopo,” tambah nya.
Peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan kreasinya selama satu menit di garis start dan dua menit di garis finish, yakni di depan Bupati Tulungagung dan Forkopimda yang menyaksikan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung.
“Bagi pemenang ada hadiah uang pembinaan serta sertifikat,” lanjutnya.
Dari pantauan Matabangsa.com, di garis start tampak Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo melepas peserta gerak jalan. Dan di sepanjang jalur yang dilalui peserta, dipenuhi ribuan masyarakat untuk menonton event tahunan ini. Mereka tampak tak menghiraukan terik sinar matahari yang sangat menyengat.
“Mumpung ada hiburan gratis mas, sambil nunggu anak saya yang kebetulan ikut baris,” ucap Sinta, salah satu penonton.(c-git)





