Tausyiah di Imigrasi Belawan, Pegawai Diingatkan Pentingnya Integritas dalam Menjalankan Tugas
BELAWAN — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menggelar tausyiah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) yang beragama Islam, Kamis 27 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang TIMPORA tersebut menghadirkan Ustadz Zakaria sebagai penceramah. Tausyiah berlangsung khidmat dalam suasana penuh kebersamaan.
Kegiatan keagamaan itu tidak sekadar menjadi agenda rutin pegawai, tetapi juga bagian dari pembinaan mental dan spiritual. Nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat menjadi pedoman bagi pegawai, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun ketika menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
Pembinaan spiritual dinilai penting karena pekerjaan aparatur negara bukan hanya berkaitan dengan dokumen, pelayanan, administrasi, maupun aturan yang tertulis di atas kertas. Di balik semua itu, terdapat tanggung jawab moral yang menuntut kejujuran, kedisiplinan dan integritas.
Melalui tausyiah tersebut, para pegawai juga diharapkan semakin mempererat silaturahmi serta membangun lingkungan kerja yang harmonis, produktif dan berintegritas.
Pesan moralnya sederhana: aturan bisa mengatur tindakan, tetapi integritas harus mengawal niat. Sebab, sebaik apa pun sistem pelayanan dibangun, tetap membutuhkan manusia yang tidak hanya paham aturan, tetapi juga mau menjalankannya dengan benar.
Dengan begitu, tausyiah di ruang TIMPORA tidak berhenti sebagai kegiatan mendengarkan ceramah. Harapannya, nilai-nilai yang disampaikan ikut terbawa ke ruang pelayanan dan meja kerja—karena integritas idealnya bukan hanya terdengar saat tausyiah, tetapi juga terlihat ketika bekerja.(***)






