Thailand U-19 menunjukkan kualitas dan kedalaman skuad yang luar biasa saat menghadapi Brunei Darussalam pada laga Piala AFF U-19 2026. Tim muda Gajah Perang tampil dominan sejak menit awal dan sukses mencatat kemenangan telak 9-0 atas Brunei Darussalam dalam pertandingan yang berlangsung berat sebelah.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Thailand yang dikomandoi kapten Pichaiya Kongsri langsung mengambil inisiatif serangan. Sementara itu, Brunei Darussalam yang dipimpin Muhammad Hadiman Sulaiman berupaya bertahan dan mengandalkan serangan balik. Namun tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan Thailand membuat lini pertahanan Brunei kesulitan mengembangkan permainan.
Pertandingan Thailand melawan Brunei Darussalam di Stadion Teladan Medan digelar tanpa penonton. Penyebabnya PSSI melarang Panitia menjual tiket karena stadion dianggap masih belum layak untuk kenyamanan penonton.
Gol pembuka Thailand lahir pada menit ke-7 melalui Itthimon Tippanet. Berawal dari skema serangan cepat, pemain Thailand itu berhasil memanfaatkan celah di pertahanan Brunei dan menaklukkan penjaga gawang Muhammad Akmal Hakeem Shamsuddin untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Setelah unggul, Thailand semakin percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan. Dominasi penguasaan bola dan pergerakan cepat antar lini membuat Brunei lebih banyak bertahan di area sendiri. Hasilnya, Pattaratron Buransuk tampil sebagai momok bagi pertahanan lawan dengan mencetak dua gol beruntun pada menit ke-24 dan 26.
Tak berhenti sampai di situ, Pattaratron kembali menunjukkan ketajamannya pada menit ke-36 untuk melengkapi hattrick spektakuler. Gol tersebut semakin menegaskan superioritas Thailand yang terus menggempur pertahanan Brunei tanpa henti sepanjang babak pertama.
Menjelang turun minum, Thailand memperoleh hadiah penalti setelah salah satu pemainnya dijatuhkan di dalam kotak terlarang. Kapten tim Pichaiya Kongsri yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-40. Tendangan kerasnya gagal dihentikan Muhammad Akmal Hakeem Shamsuddin dan membawa Thailand menutup babak pertama dengan keunggulan 5-0.
Memasuki babak kedua, Thailand tidak mengendurkan intensitas permainan. Baru empat menit setelah jeda, Siwakorn Ponsan menambah penderitaan Brunei melalui gol pada menit ke-49. Tiga menit berselang, pemain yang sama kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Thailand unggul 7-0.
Brunei berusaha melakukan sejumlah pergantian pemain guna memperbaiki organisasi permainan. Namun kualitas serangan Thailand tetap sulit dibendung. Tekanan demi tekanan membuat lini belakang Brunei terus bekerja keras sepanjang pertandingan.
Pada menit ke-69, Kongnat Thuamthongdee turut meramaikan pesta gol Thailand. Gol kedelapan tersebut lahir setelah Thailand membangun serangan rapi yang berhasil membongkar pertahanan Brunei yang mulai kehilangan konsentrasi.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir dengan skor 8-0, Thailand masih mampu menambah satu gol lagi. Natthakit Phosri mencetak gol pada menit ke-89 untuk menyempurnakan kemenangan besar Thailand menjadi 9-0.
Hasil ini menjadi pernyataan tegas kekuatan Thailand U-19 dalam persaingan Piala AFF U-19 2026. Ketajaman lini depan, kreativitas permainan, serta disiplin organisasi tim menjadi modal berharga bagi mereka untuk menghadapi laga-laga berikutnya. Di sisi lain, Brunei Darussalam perlu segera melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam sektor pertahanan, agar mampu tampil lebih kompetitif pada pertandingan selanjutnya. Untuk sementara Grup B dipegang Thailand dengan point penuh.(***)






