Timnas Malaysia U-19 Matangkan Persiapan di Stadion Teladan Medan, Bidik Awal Positif Kontra Singapura

Nasional, Olahraga4 Dilihat

MEDAN – Timnas Malaysia U-19 melakukan relaksasi dan persiapan menjelang bergulirnya Piala AFF U-19 2026 dengan menggelar sesi latihan malam di Stadion Teladan Medan, Minggu (31/5/2026) malam. Latihan tersebut menjadi bagian penting dari program akhir pelatih Mohd Nafuzi Zain sebelum Harimau Muda menjalani laga perdana Grup B melawan Singapura pada 2 Juni 2026.

Stadion termegah di Kota Medan ini, menjadi tempat latihan berlangsung intens dan penuh konsentrasi, para pemain Malaysia terlihat fokus menjalankan berbagai menu latihan, mulai dari penguasaan bola, transisi permainan, hingga penyelesaian akhir serta latihan ringan untuk kiper. Tim pelatih berupaya memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik untuk menghadapi persaingan ketat di fase grup.

Malaysia datang ke Sumatera Utara dengan kekuatan 23 pemain  mayoritas berasal dari akademi elite Johor Darul Ta’zim (JDT). Sebanyak 15 pemain skuad merupakan produk pembinaan klub raksasa Malaysia tersebut, sebuah bukti keseriusan Federasi Sepak Bola Malaysia dalam membangun regenerasi pemain muda yang kompetitif di level Asia Tenggara.

Di sektor penjaga gawang, Malaysia mengandalkan Haziq Aiman, Amir Jef, dan Faez Iqhwan. Ketiganya telah menjalani persaingan sehat sepanjang pemusatan latihan dan siap menjadi tembok terakhir pertahanan Harimau Muda dalam turnamen ini.

Lini belakang diperkuat sejumlah pemain yang memiliki karakter disiplin dan agresif seperti Ridzwan Rosli, Moses Raj, Ariff Safwan, Faris Danish, Shafizan Arshad, Amir Farhan Fuzi, serta Arami Wafiy. Kombinasi pemain-pemain tersebut diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pertahanan yang solid dan kemampuan membangun serangan dari belakang.

Sementara itu, sektor tengah menjadi salah satu kekuatan utama Malaysia. Nama-nama seperti Muhammad Abu Khalil, Danial Mohd Nor, Alauddeen Aliff, Danish Hakimi, Adam Haikal, dan Haykal Danish memiliki kemampuan distribusi bola yang baik serta mobilitas tinggi dalam mendukung permainan tim.

Di lini depan, Malaysia membawa sejumlah penyerang muda potensial seperti G. Pavithran, Zamirul Hakim, Izzat Syahir, Naim Zainudin, Abid Safaraz, Luka Jordy Hodak, dan Arayyan Hakeem Norizam. Kehadiran para pemain ini memberikan banyak opsi bagi pelatih dalam merancang strategi menyerang.

Perhatian publik juga tertuju kepada Luka Jordy Hodak, putra dari pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. Luka diharapkan mampu menunjukkan kualitasnya di panggung internasional dan menjadi salah satu motor serangan Malaysia sepanjang turnamen berlangsung.

Selain itu, sosok Arayyan Hakeem Norizam juga menarik perhatian. Penyerang berusia 17 tahun tersebut menjadi pemain termuda dalam skuad Malaysia U-19. Meski usianya masih muda, Arayyan dinilai memiliki potensi besar dan kemampuan mencetak gol yang dapat menjadi senjata tambahan bagi Harimau Muda.

Malaysia tergabung di Grup B bersama Thailand, Singapura, dan Brunei Darussalam. Persaingan di grup ini diprediksi berlangsung sengit, dengan Malaysia dan Thailand menjadi dua tim yang paling diunggulkan untuk memperebutkan tiket menuju babak semifinal.

Laga pembuka melawan Singapura pada 2 Juni akan menjadi ujian awal bagi skuad asuhan Mohd Nafuzi Zain. Hasil positif pada pertandingan tersebut akan sangat penting untuk membangun kepercayaan diri tim sebelum menghadapi lawan-lawan berat lainnya di fase grup. Dengan persiapan yang matang dan materi pemain yang menjanjikan, Malaysia datang ke Piala AFF U-19 2026 dengan ambisi besar untuk bersaing dalam perebutan gelar juara.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *