Di zaman ketika manusia lebih percaya broadcast WhatsApp daripada pengumuman resmi, Perumda Tirtanadi kembali harus bertarung melawan makhluk paling sakti abad ini: “katanya”.
Konon, ada informasi beredar yang mengatasnamakan pelayanan Tirtanadi. Pesannya dramatis, nadanya meyakinkan, lengkap dengan aura kepanikan khas pesan berantai keluarga besar. Jenis informasi yang biasanya diawali dengan kalimat sakral: “Mohon disebarkan!!!” seolah pengirimnya baru selesai rapat rahasia tingkat dunia.
Padahal, menurut penjelasan resmi, pesan tersebut bukan berasal dari Tirtanadi. Tidak ada penghentian distribusi air terencana sebagaimana disebutkan dalam postingan liar itu. Tetapi beginilah nasib hidup di era digital: kadang screenshot lebih dipercaya daripada klarifikasi, dan tulisan dengan emotikon sirene dianggap lebih sah daripada pengumuman institusi resmi.
Masyarakat pun diimbau untuk tidak langsung percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Sebuah nasihat sederhana yang sayangnya di internet sering terdengar lebih asing daripada captcha.
Karena di republik komentar ini, logika sering kalah cepat dibanding tombol “forward”. Seseorang membaca pesan selama tiga detik, lalu merasa memiliki tanggung jawab moral menyebarkannya ke tujuh grup sekaligus — grup keluarga, grup alumni, grup STM, sampai grup yang bahkan sudah tidak ada yang tahu tujuan awal pembentukannya.
Ironisnya, manusia modern kini hidup dalam dua jenis krisis sekaligus: krisis air dan krisis literasi digital. Yang satu membuat orang haus, yang satu lagi membuat orang panik tanpa sebab.
Tirtanadi sendiri sudah menyediakan jalur konfirmasi resmi melalui call center dan kantor cabang terdekat. Namun tampaknya sebagian masyarakat lebih nyaman bertanya kepada “Bang yang sering update info” dibanding sumber resmi yang benar-benar bekerja mengurus distribusi air.
Akhirnya, di tengah derasnya arus informasi palsu, kita belajar satu hal penting: di era media sosial, bukan hanya air yang perlu disaring, tetapi juga kabar yang masuk ke kepala.
mau tau peringatan dari Perumda Tirtanadi:
WASPADA INFORMASI YANG MENGATASNAMAKAN PELAYANAN PERUMDA TIRTANADI ⚠️
1. Pesan tersebut bukan berasal dari Tirtanadi.
2. Tidak ada penghentian distribusi air terencana seperti yang disampaikan pada postingan tersebut.
3. Masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
4. Untuk memastikan kebenaran informasi, masyarakat dapat melakukan konfirmasi melalui Call Center Tirtanadi 0811 601 5000 atau Kantor Cabang terdekat.
Informasi resmi mengenai pelayanan dan operasional kami hanya disampaikan melalui website dan media sosial resmi Perumda Tirtanadi.






