Zakiyuddin Harahap Ikut Ambilkan Makanan untuk Lansia di Jalan Lombok

Zakiyuddin Harahap Ikut Ambilkan Makanan untuk Lansia di Jalan Lombok

MEDAN — Jumat siang biasanya identik dengan urusan masing-masing. Namun, di Jalan Lombok, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Medan Timur, Jumat (25/9/2026), urusannya sedikit berbeda: makan siang sekaligus berbagi kepedulian.

Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap bahkan turun langsung mengambilkan makanan untuk para lanjut usia (lansia) yang hadir dalam kegiatan Makan Siang Gratis Bergizi. Tak sekadar datang, memberi sambutan, lalu duduk manis—Zakiyuddin ikut melayani makanan untuk warga.

Didampingi istrinya, Martinijal Zakiyuddin Harahap, dan putrinya, Syifa Ramadhani Harahap, Zakiyuddin tampak mengambil makanan dan menyerahkannya satu per satu kepada para lansia yang datang dari sejumlah kecamatan di Kota Medan.

Dengan senyum dan sapaan hangat, ia sesekali berbincang dengan warga. Martinijal dan Syifa pun ikut membantu melayani para penerima makanan. Suasana pun terasa lebih seperti makan bersama keluarga besar ketimbang acara seremonial pemerintahan.

Pesannya sederhana, tetapi sering kali justru paling sulit dilakukan: kepedulian tidak selalu harus menunggu dompet tebal.

Zakiyuddin mengapresiasi konsistensi Yayasan Lansia Merdeka Indonesia yang selama ini menjalankan berbagai kegiatan sosial, khususnya membantu masyarakat lanjut usia.

Menurutnya, kepedulian sosial bukan semata-mata soal kemampuan finansial. Ada niat baik, kemauan dan keikhlasan yang juga bisa menjadi modal untuk membantu sesama.

“Kalau setiap kecamatan ada yayasan seperti ini, insyaallah masyarakat Kota Medan tidak akan lagi ada yang susah,” ujar Zakiyuddin.

Ia juga mengapresiasi kegiatan berbagi yang rutin dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat. Selain membantu memenuhi kebutuhan lansia, kegiatan tersebut dinilai menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian antarsesama.

Berbagai bantuan yang diberikan yayasan, kata Zakiyuddin, juga ikut membantu pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat. Bantuan itu antara lain makanan, beras, roti, buah-buahan hingga pembangunan fasilitas umum.

Karena itu, ia mengajak camat, lurah dan kepala lingkungan membiasakan diri melihat warga bukan sekadar sebagai daftar administrasi, tetapi juga sebagai tetangga yang mungkin membutuhkan uluran tangan.

Zakiyuddin memastikan Pemko Medan akan terus mendukung kegiatan sosial yang dilakukan Yayasan Lansia Merdeka Indonesia.

Ketua Umum Yayasan Lansia Merdeka Indonesia Hartono Tjandra mengatakan, pihaknya rutin membagikan makanan amal setiap Selasa dan Jumat kepada sekitar 350 lansia. Program tersebut telah berjalan hampir tiga tahun dan terbuka bagi warga berusia 55 tahun ke atas tanpa membedakan agama.

Bukan hanya lansia yang menjadi sasaran. Setiap Rabu, yayasan juga membagikan dua kilogram beras dan tiga bungkus mi kepada sekitar 200 abang becak.

Yayasan turut terlibat dalam pembangunan fasilitas umum. Salah satunya Jembatan Perintis sepanjang 140 meter di Langkat yang ditargetkan dapat diresmikan sekitar dua bulan mendatang.

Selain itu, sebanyak 21 kursi roda diserahkan melalui Pemerintah Kota Medan untuk kemudian disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada salah seorang penerima.

Hartono menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang selama ini ikut menopang berbagai kegiatan sosial yayasan.

Di tengah banyaknya urusan kota yang tak pernah benar-benar habis, makan siang di Jalan Lombok hari itu mengingatkan satu hal sederhana: kadang membantu warga tidak membutuhkan rapat panjang, cukup turun tangan dan mengambilkan sepiring makanan.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *