matabangsa.com – Medan: Babak penilaian cabang olahraga Kick Boxing di Venue GOR Veteran Disporasu Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, berlangsung pada hari Selasa 17 September 2024 dengan semarak dan dihadiri oleh banyak penonton. Event ini tidak hanya menarik perhatian masyarakat setempat, tetapi juga menciptakan suasana kompetisi yang penuh semangat di antara para peserta.
Dalam babak penilaian kali ini, kategori yang dilombakan adalah Creative, di mana atlet berlaga dalam berbagai format. Para peserta menunjukkan teknik dan keterampilan terbaik mereka, berusaha untuk merebut medali yang diperebutkan. Penampilan atlet-atlet ini tidak hanya menampilkan kekuatan fisik, tetapi juga kreativitas dalam setiap gerakan yang mereka lakukan.
Pengumuman pemenang kategori Form Open Hand Individual menjadi momen yang dinantikan. Di kategori putra, medali emas berhasil diraih oleh Fatwa Ramadhan dari Jawa Barat, diikuti oleh Doneri Oktovay Tollo dari DKI Jakarta yang meraih perak, dan Fahri Ramadhan dari Sumut serta Sultan Ahmed Yassin dari Jatim yang berbagi perunggu.
Untuk kategori putri, Brigette Giovandreta Pohan dari Jawa Barat keluar sebagai pemenang emas. Juwita Niza Wasni dari Sumut mendapatkan medali perak, sementara Rahma Dwi Afrilia dari Maluku dan Nathani Ammara Salsabila dari DKI Jakarta berbagi perunggu. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi masing-masing daerah yang diwakili.
Selanjutnya, dalam kategori Form Open Hand Team, Jabar mendominasi dengan meraih medali emas untuk tim putra yang terdiri dari Behernad Muslim Baharsyah dan Gista Robbiana Septian. Perak diraih oleh tim DKI yang diwakili oleh Nanda Perwira dan Dennis Clement Yunas. Medali perunggu dibagikan kepada tim Jatim dan Kaltim, yang juga menunjukkan performa yang mengesankan.
Di kategori putri, tim DKI kembali menunjukkan kekuatannya dengan meraih medali emas melalui Joycelyn Jasonita Dilovena dan Nathania Ammara Salsabila. Jabar memperoleh perak berkat usaha Adilla Khairyah Ramdhani dan Anggita Kana Deanty. Sementara itu, Sumsel dan Jatim berbagi medali perunggu.
Serka R.M. Hutapea, perwakilan Babinsa, mengungkapkan kebanggaannya terhadap penyelenggaraan event ini. “Antusiasme dan semangat juang para atlet patut dicontoh. Kami berharap kegiatan ini dapat memacu prestasi olahraga di daerah kita,” ujarnya. Penyelenggaraan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga upaya untuk memperkuat persatuan antar daerah melalui olahraga.
Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk lebih aktif dalam olahraga. Keberhasilan para atlet juga diharapkan menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk mengejar prestasi dan meningkatkan kualitas olahraga di Indonesia.






