matabangsa.com – Percut Sei Tuan: Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan (Hanpangan), Babinsa Serma Sri Hartono turut serta memanen padi bersama para petani di Dusun 8, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kamis, 5 September 2024. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terus meningkat.
Serma Sri Hartono menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan harus dipersiapkan sejak dini. “Bahan pangan harus disiapkan mulai sekarang. Kita perlu memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami berbagai sumber pangan, seperti padi, jagung, dan kedelai, demi memenuhi kebutuhan pangan di masa depan,” jelasnya.
Program ketahanan pangan yang digalakkan oleh pemerintah melalui Kementerian Pertanian mendapat dukungan penuh dari Babinsa. Kementan berperan aktif dengan memberikan berbagai fasilitas kepada para petani, seperti perbaikan irigasi dan penyediaan pupuk yang sangat membantu petani dalam proses tanam hingga panen.
Dalam kegiatan panen tersebut, Serma Sri Hartono berinteraksi langsung dengan para petani. Kehadiran Babinsa di lapangan tidak hanya memberikan motivasi kepada petani, tetapi juga membangun semangat gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Salah satu petani, Suyanto, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran Babinsa. “Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Beliau ikut memotong padi yang sudah masak, dan ini menambah semangat kami. Kebersamaan ini juga menciptakan rasa persatuan dan kesatuan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.
Babinsa juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian dari tugas TNI dalam menjaga stabilitas nasional. “Ketahanan pangan adalah bagian penting dari ketahanan negara. TNI akan selalu siap mendukung program pemerintah demi tercapainya kemandirian pangan,” tambahnya.
Selain itu, Babinsa juga mendorong masyarakat untuk terus aktif dalam bercocok tanam. Ia menekankan pentingnya optimalisasi lahan yang ada agar dapat memberikan hasil maksimal, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan krisis pangan global.
Program ketahanan pangan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan peran aktif Babinsa, para petani kini lebih semangat dalam menjalani aktivitas pertanian, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga pemanenan.
Di kesempatan yang sama, Kepala Desa Cinta Rakyat, Sugiono, menyampaikan apresiasinya kepada Babinsa dan para petani yang bekerja sama dalam meningkatkan produktivitas pangan. “Sinergi antara TNI dan petani seperti ini sangat penting. Tidak hanya membantu petani, tetapi juga memperkuat solidaritas di desa kami,” kata Sugiono.
Ia juga menambahkan bahwa program ini sejalan dengan visi desa yang ingin menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama ekonomi masyarakat setempat. “Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan memberi dampak positif bagi warga,” harapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan ketahanan pangan di Desa Cinta Rakyat dapat terjaga dan memberi kontribusi bagi ketersediaan pangan nasional. Babinsa juga berkomitmen untuk terus mendampingi petani dalam setiap tahap proses pertanian.
Serma Sri Hartono menutup dengan mengajak masyarakat untuk tetap semangat dalam menghadapi tantangan di sektor pertanian. “Kita harus kuat dan tetap bekerja sama demi kesejahteraan bersama. Mari kita manfaatkan lahan yang ada sebaik-baiknya untuk masa depan yang lebih baik,” tutupnya.
Kegiatan panen padi ini bukan hanya menjadi wujud nyata peran Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memperlihatkan komitmen TNI dalam menjaga stabilitas dan keamanan negara melalui sektor pangan.(das)






