matabangsa.com – Percut Sei Tuan: Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Koramil 0201-13/PST bersama Kementerian Pertanian (Kementan) Kabupaten Deli Serdang melakukan normalisasi saluran irigasi di Dusun 10, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (30/08/2024) ini melibatkan Babinsa Pelda Adi Syahputra, Serda Demarli Haloho, serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) pertanian setempat.
Pelda Adi Syahputra menjelaskan bahwa normalisasi saluran air ini dilakukan sebagai upaya mendukung petani dalam mengatasi permasalahan irigasi yang selama ini menghambat kegiatan bercocok tanam. “Dengan normalisasi saluran ini, kita harapkan ketersediaan air untuk areal persawahan di Desa Tanjung Rejo dapat terjamin, sehingga petani bisa kembali mengolah lahan sawah mereka,” ujarnya.
Menurut PPL Desa Tanjung Rejo, hasil survei yang dilakukan terhadap para petani menunjukkan bahwa beberapa areal sawah di Dusun 10 mengalami kekeringan dan tidak bisa ditanami akibat saluran irigasi yang tersumbat. “Normalisasi ini diharapkan dapat memperbaiki aliran air, sehingga sawah-sawah yang sebelumnya kering dapat kembali produktif,” kata salah satu petugas PPL.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Sertu Demarli Haloho juga menekankan pentingnya peran serta petani dalam menjaga dan merawat saluran irigasi yang sudah dinormalisasi. Ia mengajak para petani untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan perawatan irigasi agar aliran air tetap lancar. “Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga tanggung jawab kita bersama untuk menjaga saluran air ini,” tegasnya.
Babinsa menuturkan bahwa pemerintah melalui Kementan RI saat ini gencar melakukan berbagai terobosan di daerah-daerah yang memiliki potensi pertanian besar, termasuk di Desa Tanjung Rejo. Dengan adanya saluran irigasi yang baik, diharapkan petani dapat mulai menggarap sawah mereka, mulai dari proses membajak, menanam, merawat, hingga memanen padi.
Bapak Warsito, Ketua Kelompok Tani Desa Tanjung Rejo, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Babinsa dan PPL atas inisiatif normalisasi saluran air ini. Menurutnya, air merupakan salah satu kebutuhan utama dalam pertanian, dan adanya normalisasi ini sangat membantu para petani dalam mengolah lahan mereka. “Kami sangat terbantu dengan adanya normalisasi ini, dan kami berharap program seperti ini terus berlanjut,” ungkap Warsito.
Program normalisasi saluran irigasi ini merupakan bagian dari upaya Kementan dan TNI AD dalam mendukung terciptanya ketahanan pangan di daerah-daerah. Dengan memastikan ketersediaan air yang cukup, diharapkan produktivitas pertanian dapat meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Pelda Adi Syahputra juga mengingatkan para petani untuk tidak ragu berkonsultasi dengan PPL apabila menemui kendala dalam mengelola lahan pertanian mereka. Menurutnya, PPL siap memberikan arahan dan bantuan teknis untuk mengoptimalkan hasil pertanian. “Kami siap membantu dan memberikan solusi bagi petani yang mengalami kendala,” kata Adi Syahputra.
Selain normalisasi saluran air, Kementan bersama TNI AD juga merencanakan berbagai program lain untuk meningkatkan hasil pertanian di wilayah Deli Serdang. Beberapa di antaranya adalah penyuluhan mengenai teknik pertanian yang lebih efektif, pemberian bantuan alat pertanian, serta pelatihan bagi para petani.
Normalisasi saluran air ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi para petani di Desa Tanjung Rejo. Dengan saluran irigasi yang optimal, petani dapat menanam padi secara rutin tanpa tergantung musim, sehingga pasokan pangan dapat terus terjaga. “Kita ingin menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertanian, di mana petani bisa bekerja dengan tenang dan hasil panen yang melimpah,” ujar Sertu Demarli Haloho.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Warga berharap agar pemerintah dan TNI AD terus bersinergi dalam upaya peningkatan ketahanan pangan, serta memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan petani. “Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk kemajuan pertanian di desa kami,” kata salah seorang warga.
Dengan keberhasilan normalisasi saluran air ini, diharapkan Desa Tanjung Rejo dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya meningkatkan produksi pertanian. Ke depan, Babinsa dan PPL berencana untuk melakukan monitoring rutin terhadap saluran irigasi dan memberikan bimbingan lebih lanjut kepada petani.
Program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah ini tidak hanya bertujuan untuk mencukupi kebutuhan pangan, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Deli Serdang dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah.
Kegiatan normalisasi saluran irigasi yang dilakukan Koramil 0201-13/PST bersama Kementan Deli Serdang ini menunjukkan pentingnya kerja sama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mencapai tujuan bersama. Dengan komitmen yang kuat, ketahanan pangan dapat tercapai dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.






