matabangsa.com – Medan: Dalam upaya memperkuat keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam kehidupan bermasyarakat, peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) menjadi sangat penting. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat membuktikan pengabdian TNI, khususnya TNI Angkatan Darat, kepada bangsa dan negara Indonesia. Babinsa, sebagai ujung tombak TNI di tingkat desa, memiliki peran strategis dalam membina masyarakat binaannya, Minggu 09 Juni 2024.
Dengan pendekatan yang lebih dekat, Babinsa mampu menjalin hubungan erat dengan warga masyarakat serta memfasilitasi berbagai program pembangunan. Salah satu contoh nyata adalah Serda Batara, Babinsa Kelurahan Babura Kecamatan Medan Sunggal. Sebagai bagian dari Kodim 0201/Medan, tepatnya di Koramil 0201-06/MS, Serda Batara hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendengarkan keluhan dan masukan warga.
Salah satu isu yang akhir-akhir ini mencuat di tengah masyarakat adalah kenakalan remaja seperti geng motor dan begal yang cukup mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat (kantibmas). Aksi-aksi geng motor/begal ini tidak hanya merampas harta benda, tetapi juga sering melukai korban, terutama pada tengah malam saat masyarakat sedang beristirahat. Menyikapi situasi ini, Babinsa senantiasa bekerjasama dengan tiga pilar untuk menciptakan kondisi yang kondusif. Kerjasama dengan unsur-unsur masyarakat, termasuk para pemuda seperti Dame Purba, Jhoni, Pasaribu, dan Gimin dari Jalan Sei Rokan Lk VIII, menjadi kunci dalam menjaga keamanan lingkungan.
Babinsa selalu aktif melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dan pendekatan sehari-hari kepada masyarakat/warga binaannya. “Babinsa juga memiliki peran dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Melakukan patroli rutin untuk memantau situasi keamanan serta memberikan peringatan dini terhadap potensi konflik atau gangguan keamanan lainnya. Dengan kehadiran Babinsa, masyarakat merasa lebih aman dan tenteram dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Babinsa.
Dengan demikian, peran Babinsa dalam membina masyarakat bukan hanya sekadar sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang berperan aktif dalam pembangunan dan kemajuan wilayahnya. Keberadaan mereka menjadi salah satu pilar penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat serta mewujudkan kesejahteraan bersama di tingkat desa/kelurahan.






