Babinsa Koramil 0201-14/PB Melakukan Pemantauan Terhadap Anak Balita Stunting di Desa Ujung Labuhan

Hankam43 Dilihat

Matabangsa.com – Medan: Babinsa Desa Ujung Labuhan, Serma Effendi dari Koramil 0201-14/PB Kecamatan Namo Rambe, melaksanakan kegiatan pemantauan terhadap anak Balita yang mengalami stunting di Desa Ujung Labuhan, Kecamatan Namo Rambe. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Namo Rambe, Kepala Desa Ujung Labuhan, Kepala Puskesmas, TP PKK Desa, serta para kader Posyandu Desa Ujung Labuhan, Senin 03 Juni 2024.

Dalam kegiatan tersebut, pemantauan dilakukan secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah warga untuk memeriksa kondisi Balita yang mengalami stunting dan memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat di Desa Ujung Labuhan. Saat ini, terdapat total 57 Balita di desa tersebut, di mana sebelumnya terdapat 1 anak yang mengalami stunting dan 2 anak dengan gizi buruk. Setelah pengecekan ulang oleh Kepala Puskesmas Namo Rambe, ditemukan bahwa 1 anak sudah tidak lagi berstatus stunting.

Pemantauan ini bertujuan untuk menekan angka stunting di Desa Ujung Labuhan melalui berbagai kegiatan seperti pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan Balita, penimbangan Balita, peninjauan ibu yang harus menjalani program KB, dan pemeriksaan kebersihan lingkungan. Selain itu, juga diberikan asupan gizi berupa vitamin dan suntikan.

Setelah pemantauan, Kepala Puskesmas memberikan edukasi kepada keluarga Balita stunting mengenai pentingnya pemberian makanan dengan kandungan nutrisi yang cukup serta menjaga kebersihan untuk mencegah timbulnya kasus baru stunting. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemberian makanan tambahan yang meliputi makanan bayi, susu, dan makanan ringan lainnya oleh Kepala Puskesmas dan Pemerintah Desa Ujung Labuhan. Hal ini dilakukan untuk memastikan Balita yang mengalami stunting mendapatkan asupan gizi yang cukup dan pertumbuhan yang optimal.

“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesehatan Balita di desa kami dan mencegah stunting agar tidak terjadi lagi. Kami berharap dengan kerjasama yang baik antara aparat desa, kader Posyandu, dan masyarakat, angka stunting di Desa Ujung Labuhan dapat ditekan seminimal mungkin,” ungkap Serma Effendi.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya asupan gizi dan kebersihan lingkungan akan meningkat, sehingga dapat mencegah dan mengatasi masalah stunting di Desa Ujung Labuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *