Polda Sumut Terjunkan 58 Personel Ditsamapta Tangani Banjir Besar di Kota Medan

Medan, Sumut105 Dilihat

matabangsa.com – Medan | Polda Sumatera Utara kembali bergerak cepat dalam merespon bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Medan pada Kamis 28 November 2025. Personel Ditsamapta diterjunkan secara masif untuk membantu warga terdampak dan melakukan tindakan tanggap darurat.

Sejak pukul 10.00 WIB, tim Dittsamapta mulai menyisir area yang dilaporkan mengalami banjir cukup tinggi. Laporan masyarakat menjadi dasar pergerakan cepat personel ke Kampung Aur, Kelurahan Brayan, Padang Bulan, dan Kecamatan Sunggal.

Sebanyak 58 personel dikerahkan guna mempercepat proses evakuasi dan memberikan perlindungan kepada warga. Polda Sumut memastikan seluruh kekuatan diturunkan agar masyarakat mendapat bantuan tepat waktu.

Pembagian kekuatan dilakukan untuk memaksimalkan efektivitas di lapangan. 21 personel dipimpin IPDA Widarta Yudha Samosir, S.H., difokuskan menangani evakuasi di Kampung Aur yang dilaporkan mengalami banjir cukup parah.

Sementara itu, 17 personel dipimpin IPDA Dedi Syahputra bergerak ke Kelurahan Brayan. Mereka membantu warga yang rumahnya terendam hingga akses keluar tidak memungkinkan tanpa bantuan petugas.

Pada lokasi lain, 20 personel dipimpin IPDA Frans Yudha Saputra Nasution, S.H., M.H., bekerja simultan di wilayah Padang Bulan dan Sunggal. Mereka memastikan seluruh laporan warga ditindaklanjuti dengan cepat.

Tim di setiap titik langsung merespons keluhan dan permintaan pertolongan dari masyarakat. Fokus utama adalah menyelamatkan anak-anak, lansia, dan kelompok warga yang rentan.

Untuk mendukung kelancaran evakuasi, Ditsamapta mengerahkan berbagai peralatan SAR air. Personel memastikan peralatan berfungsi dengan baik agar mampu menjangkau permukiman yang akses jalannya tertutup banjir.

Di antara peralatan tersebut adalah Rantis Rescue 142229-II yang digunakan sebagai kendaraan utama untuk mobilisasi tim penyelamat di lokasi-lokasi prioritas.

Selain itu, petugas juga mengoperasikan Perahu LCR 330 dan Perahu LCR 525 yang membantu evakuasi warga di kawasan dengan genangan cukup tinggi dan arus air yang deras.

Empat unit perahu kano turut disiagakan untuk menjangkau gang-gang sempit yang tidak dapat dilalui perahu besar. Personel menggunakan dayung perahu karet dan dayung kano untuk mengakses rumah-rumah warga.

Personel juga dilengkapi dengan life jacket dan helm SAR demi memastikan keselamatan petugas selama proses penyelamatan berlangsung. Peralatan keselamatan tersebut meminimalkan risiko di lapangan.

Setibanya di lokasi, tim langsung menyisir rumah warga satu per satu. Petugas membantu masyarakat menuju titik aman yang telah disiapkan oleh pemerintah dan relawan.

Kehadiran polisi di lapangan mendapatkan respons positif dari warga. Banyak warga mengaku terbantu karena banjir membuat mereka terjebak di rumah tanpa sarana keluar.

Proses evakuasi dilakukan secara terukur dengan memperhatikan keselamatan seluruh warga yang dievakuasi. Ditsamapta memastikan anak-anak dan kelompok rentan menjadi prioritas utama.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa Polda Sumut mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk mempercepat penanganan banjir.

“Ditsamapta Polda Sumut langsung turun begitu menerima laporan banjir di beberapa titik. Prioritas kami adalah keselamatan warga,” tegas Ferry dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa proses evakuasi akan terus dilakukan hingga situasi benar-benar kondusif dan banjir surut secara merata di seluruh wilayah terdampak.

“Polda Sumut terus memonitor perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan masyarakat mendapat pertolongan cepat,” tutupnya.(***)

Tags: #PoldaSumut, #BanjirMedan, #Ditsamapta, #EvakuasiWarga, #MedanTergenang, #PolriHumanis, #TanggapDarurat, #SumutUpdate, #BeritaMedan,

Foto: Personel Ditsamapta Polda Sumut saat melakukan evakuasi warga menggunakan perahu di lokasi banjir Kota Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *