Australia Juara AFF U-19 Kalahkan Thailand 2-0
Deli Serdang – Final Piala AFF U-19 di Stadion Utama Kompleks Sport Centre, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu 13 Juni 2026 langsung menghadirkan duel berintensitas tinggi antara Thailand dan Australia. Kedua tim saling menyerang sejak peluit pertama dibunyikan wasit Fairuski Naufal Adya (Indonesia), namun efektivitas menjadi pembeda pada laga puncak tersebut.
Pelatih Thailand Jukkapant Punpee menurunkan Poomraphee Siribunyakul di bawah mistar gawang. Sang kapten Pichaiya Kongsri memimpin lini belakang bersama Surachai Booncharee, Jeerapong Chamsakul, dan Phurich Subhensawang. Sementara lini tengah diisi Danuphon Buppha, Natthakit Phosri, dan Apiwich Laorkhai, dengan Pirada Larsawat, Siwakorn Ponsan, serta Pattaratron Buransuk menjadi tumpuan serangan.
Di kubu Australia, pelatih Richard Garcia mempercayakan posisi penjaga gawang kepada George Geoffrey Levis Plusnin. Kapten tim Haine Anthony Eames memimpin skuad yang diperkuat Peter Gerard Antoniou, Alexander Lech Garbowski, Medin Memeti, Jai Diesel Rose, Alexander Jesse Bolton, Lawrence Wong, Marcus Edward Neil, Amlani Tatu, dan Luka Didulica.
Sejak awal pertandingan, Thailand tampil lebih agresif. Kombinasi umpan pendek dan permainan cepat di sisi sayap beberapa kali memaksa lini belakang Australia bekerja keras menghalau ancaman. Namun penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah tim Gajah Perang Muda.
Tekanan Thailand berulang kali menghasilkan tendangan sudut. Bola-bola mati yang dilepaskan ke kotak penalti Australia sempat menciptakan kemelut, tetapi pertahanan Young Socceroos tetap disiplin mengamankan situasi. Dominasi penguasaan bola Thailand belum mampu diterjemahkan menjadi gol.
Australia tidak tinggal diam. Tim besutan Richard Garcia memilih bermain lebih sabar dengan mengandalkan serangan balik cepat. Beberapa kali transisi mereka mampu membelah lini tengah Thailand dan memaksa kiper Poomraphee Siribunyakul tetap waspada.
Memasuki lima menit terakhir babak pertama, tempo pertandingan semakin meningkat. Kedua tim saling bertukar serangan dan berusaha mencuri keunggulan sebelum turun minum. Thailand kembali memperoleh peluang dari bola mati, namun penyelesaian akhirnya belum menemui sasaran.
Justru Australia yang mampu memanfaatkan kesempatan emas. Berawal dari tendangan pojok, terjadi perebutan bola di depan gawang Thailand. Bek Alexander Lech Garbowski dengan sigap menyambar bola liar dan melepaskan tembakan yang bersarang ke gawang Thailand pada menit ke-42. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Australia.
Gol itu menjadi pukulan bagi Thailand yang sepanjang babak pertama tampil lebih dominan dalam membangun serangan. Efektivitas Australia kembali menjadi bukti bahwa satu peluang matang dapat mengubah jalannya pertandingan meski lebih banyak berada di bawah tekanan.
Thailand mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan menjelang turun minum. Namun organisasi pertahanan Australia tetap solid hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama dengan skor 1-0 untuk keunggulan Young Socceroos.
Memasuki babak kedua, Thailand kembali mengambil inisiatif menyerang demi mengejar ketertinggalan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi kokohnya pertahanan Australia dan penampilan tenang kiper George Geoffrey Levis Plusnin membuat skor tetap tidak berubah.
Ketika Thailand terus menekan hingga masa tambahan waktu, Australia justru memastikan kemenangan lewat serangan balik cepat. Pada menit 90+8, Beckham Nicolez Soares Baker sukses mencetak gol kedua yang mengunci kemenangan Australia dengan skor 2-0, sekaligus mengantarkan Young Socceroos keluar sebagai juara Piala AFF U-19 2026 di hadapan ribuan penonton yang memadati Stadion Utama Kompleks Sport Centre Batang Kuis.(***))






