Sempat ‘Parkir’ di UGD, Setelah Diadvokasi Anggota DPRD, Warga Langsung Dilayani

Sempat ‘Parkir’ di UGD, Setelah Diadvokasi Anggota DPRD, Warga Langsung Dilayani

MEDAN – Pelayanan kesehatan memang sering mengajarkan satu hal kepada masyarakat: bukan hanya kartu identitas yang perlu dibawa, tetapi kadang juga kesabaran ekstra. Begitulah yang dialami Ridwan, warga Jalan T. Umar, Kota Subulussalam, yang datang ke UGD RS Murni Teguh pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB untuk berobat akibat penyakit Tuberkulosis (TB) Paru.

Awalnya, Ridwan dikabarkan belum mendapatkan pelayanan optimal dengan alasan ruang perawatan sedang penuh. Alasan yang sudah cukup akrab di telinga masyarakat, meski tetap menjadi harapan agar suatu hari nanti tidak lagi menjadi kalimat pembuka di ruang pelayanan kesehatan.

Situasi tersebut kemudian mendapat perhatian Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PKS, Ust. Rajudin Sagala (URS). Melalui proses advokasi yang dilakukan, pelayanan terhadap Ridwan akhirnya dapat berjalan, sehingga ia langsung mendapatkan penanganan medis di RS Murni Teguh.

Kabar baiknya, Ridwan juga memperoleh pelayanan pengobatan secara gratis sehingga proses penanganannya dapat segera dilakukan tanpa harus dibayangi persoalan biaya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan idealnya hadir cepat untuk semua warga, tanpa harus menunggu hadirnya “jalur penguat sinyal”. Sebab, ketika seseorang datang ke rumah sakit, yang dibutuhkan adalah tindakan medis secepat mungkin, bukan perlombaan mencari siapa yang bisa dihubungi.

Semoga Ridwan segera diberikan kesembuhan, pulih, dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala. Aamiin.

Di sisi lain, kejadian ini juga menjadi momentum bagi seluruh fasilitas kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Sebab, pelayanan yang cepat, ramah, dan responsif bukan hanya menjadi harapan masyarakat, melainkan memang sudah menjadi tujuan utama dari pelayanan publik.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *